Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)

Politik

Kecurigaan Publik Masih Tinggi di Tengah Polemik Bandara IMIP

RABU, 03 DESEMBER 2025 | 19:57 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kontroversi Bandar Udara Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) diyakini masih memunculkan kecurigaan di masyarakat meskipun sudah dicabut status khususnya.

Pengamat politik Citra Institute, Efriza menilai Bandara IMIP yang diduga menjadi pintu masuk warga negara asing (WNA) dan barang-barang impor ilegal telah menjadi stigma yang bercokol di benak publik.

"Fakta itu memang dapat memunculkan pertanyaan di publik, baik mengenai proses dan motif di balik kejayaan dan ketidakjelasannya sekarang," ujar Efriza kepada RMOL di Jakarta, Rabu, 3 Desember 2025.


Berbagai realita yang diungkap ke publik terkait dugaan-dugaan Bandara IMIP, menurut Efriza harus bisa diungkap pemerintah. Sebab, isu ini menurutnya kental dengan urusan keamanan dan pertahanan negara karena diungkap Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoedin.

"Keputusan strategis di awal dan kemudian fakta sekarang yang dinilai sebagai arus keluar-masuk WNA, tentu saja wajar publik mempertanyakan dan menjadikan sorotan," tuturnya.

"Pada titik ini, transparansi dan klarifikasi sangat penting terhadap status, fasilitas, maupun fakta saat ini," sambung Efriza.

Lebih lanjut, Magister Ilmu Politik Universitas Nasional (UNAS) itu meyakini, kontroversi IMIP masih akan mencuat apabila dugaan pengaruh politik tak kunjung diselesaikan pemerintah.

"Agar publik tidak berspekulasi bahwa kebijakan tersebut dipengaruhi oleh jejaring kedekatan politik, terutama misalnya ketika keputusan itu kini ikut menyeret isu keamanan, dan dugaan penyalahgunaan bandara," demikian Efriza menambahkan.


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya