Berita

Bantuan yang dikirim TNI AD ke lokasi bencana (Foto: TNI AD)

Politik

Atas Arahan Prabowo, TNI AD Kirim 8.690 Koli Bantuan ke Sumatera

RABU, 03 DESEMBER 2025 | 10:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Atas arahan langsung Presiden Prabowo Subianto, TNI Angkatan Darat mengerahkan 8.690 koli bantuan logistik untuk mempercepat penanganan bencana di Sumatera. 

Kapal ADRI XCII-BM diberangkatkan dari Dermaga Satangair Pusbekangad, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa, 2 Desember 2025 membawa ribuan paket bantuan yang akan disalurkan ke wilayah terdampak di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

“Pada keberangkatan kali ini, jumlah bantuan kembali ditambah untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat di titik-titik terdampak yang masih sulit dijangkau,” demikian keterangan Dispenad dikutip dari laman resmi TNI AD.


Kapal ADRI XCII-BM mengangkut berbagai jenis bantuan, mulai dari makanan siap saji, mie instan, perlengkapan mandi dan sanitasi, air mineral, beras, selimut, kantong jenazah, hingga pakaian dewasa dan anak-anak. 

Turut dimuat pula perlengkapan bayi, kendaraan roda empat, serta perangkat komunikasi. Total muatan tercatat mencapai 88.457 kilogram.

Bantuan tersebut difokuskan untuk memenuhi kebutuhan warga di pengungsian maupun masyarakat yang masih terisolir akibat akses darat yang terbatas. 

Selain logistik, TNI AD juga menurunkan personel pendamping untuk memastikan distribusi berlangsung tertib, cepat, dan tepat sasaran.

Dengan berlayarnya Kapal ADRI XCII-BM, TNI AD berharap bantuan dapat segera menjangkau masyarakat hingga ke daerah terpencil, sekaligus mempercepat pemulihan sosial, ekonomi, dan infrastruktur yang terdampak bencana.

Pemberangkatan kapal dipimpin Asisten Operasi (Asops) Kasad Mayjen TNI Aminton Manurung bersama Komandan Satangair Pusbekangad Kolonel Cba Putra Bungsu Usman Tanjung. 

Sehari sebelumnya, Senin, 1 Desember 2025, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjutak juga meninjau langsung kesiapan kapal, termasuk proses pemuatan logistik kemanusiaan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Timur Tengah Memanas, PKB Ingatkan Ancaman Lonjakan Harga Pupuk

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:53

Likuiditas Februari Tumbuh 8,7 Persen, Ditopang Belanja Pemerintah dan Kredit

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:38

Trump Bikin Gaduh Lagi, Hormuz Disebut “Selat Trump"

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:53

Krisis BBM Sri Lanka Mulai Mengancam Sektor Pangan

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:17

Arus Balik Lebaran 2026 Dorong Rekor Baru Penumpang Kereta Api

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:53

Beban Utang AS: Masalah Besar yang Masih Diabaikan Pasar

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:24

IHSG Lesu Pasca Libur Lebaran, Asing Ramai-ramai Jual Saham

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:52

Amerika Sesumbar Bisa Habisi Iran dalam Hitungan Minggu Tanpa Perang Darat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:40

Kapal Pertamina Masih Tertahan di Hormuz, DPR Desak Presiden Turun Tangan!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:28

Komisi XII DPR: WFH Bukan Solusi Tunggal untuk Hemat Energi!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:12

Selengkapnya