Berita

Suasana Reuni 212 di Monas. (Foto: RMOL/Bonfilio)

Politik

Wamenag Akan Teruskan Usulan Reuni 212 Jadi Hari Persaudaraan

SELASA, 02 DESEMBER 2025 | 22:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Reuni 212 kembali digelar tahun ini dengan mengusung tema “Revolusi Akhlak untuk Selamatkan NKRI dari Penjahat dan Merdekakan Palestina dari Penjajah.” 

Panitia menyebut momentum ini bukan sekadar ajang berkumpul, melainkan ruang persaudaraan yang ingin terus dirawat setiap tahun.

Humas Reuni 212, Buya Husein, menegaskan bahwa tradisi reuni sudah berlangsung sejak 2017 dan akan terus diadakan. Ia menilai kegiatan tersebut memiliki makna kebangsaan yang kuat.


"Kalau reuni Insyaallah tiap tahun kita akan mengadakan. Karena memang sejak tahun 2017 itu reuni yang pertama, (tahun) 2016 itu acara Aksi Bela Islam 3, kemudian reuni yang pertama 2017 hingga tahun ini," ujarnya di kawasan Monas, Selasa, 2 Desember 2025.

Menurut Buya Husein, Reuni 212 telah menjelma menjadi simbol persatuan. Ia bahkan berharap pemerintah menetapkannya sebagai momentum nasional.

"Insyaallah reuni ini akan kita jadikan Hari Persaudaraan, hari persatuan umat Islam, hari kebersamaan bukan hanya milik umat Islam tapi milik rakyat Indonesia bahkan sedunia. Karena pada saat 2016 bahkan reuni yang ke-2 dan ke-3 itu massa yang hadir sampai belasan juta. Tidak ada satu waktu, satu tempat kumpul massa sampai belasan juta," tegasnya.

Karena itu, pihaknya berharap pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turut mempertimbangkan penetapan Reuni 212 sebagai Hari Persaudaraan Nasional.

"Kita berharap ke depannya pemerintah Indonesia juga Gubernur DKI akan menjadikan Reuni 212 ini sebagai Hari Persaudaraan umat warga negara Indonesia. Karena memang reuni ini acara yang begitu baik dan insyaallah mendapat rida dan berkah dari Allah Subhanahu wa Ta'ala," lanjut Buya Husein.

Sementara itu, Wakil Menteri Agama KH Muhammad Syafi'i (Romo Syafi'i) menanggapi wacana menjadikan Reuni 212 sebagai hari Persaudaraan Nasional. Ia menyambut baik usulan tersebut, namun menyatakan keputusan itu berada di tangan Presiden.

"Usulan dari ketua OC tadi, saya belum bisa jawab hari ini. Tapi paling tidak sudah saya catat usulan untuk jadikan libur nasional. Tapi apakah bisa atau tidak, saya harus sampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto," ujar Wamenag.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

BKSAP DPR Dukung Menlu Arrmanatha Perkuat Diplomasi Bebas Aktif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:26

Korea Utara Uji Coba Rudal Berteknologi AI, Terbang Sejauh 1.000 Km

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:10

Kuota Internet Kok Masih Hangus? Ini Penjelasan Komdigi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:01

Banggar DPR Tekankan Disiplin Fiskal di Tengah Belanja Negara Rp4.106 Triliun

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:53

RUU Migas Ditargetkan Rampung 22 Oktober, DPR Ingatkan Pembahasan Harus Cermat

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:13

Kemenko PM Dorong Kolaborasi Dunia Usaha untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09

Rangkap Jabatan Bahlil Harus Dimaksimalkan untuk Selaraskan Kebijakan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05

KPK Ungkap Ada Setoran dari Kantah ke Tingkat Pusat ATR/BPN

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:36

Sequis Life Digugat Rp1,27 Miliar ke PN Jakarta Selatan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:28

AS Usir Dua Delegasi Iran Setelah Sidang Umum PBB

Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:17

Selengkapnya