Berita

Kebakaran apartemen Wang Fuk Court di Tai Po, Hong Kong (Foto: Independent News)

Dunia

30 WNI Masih Hilang Usai Kebakaran Apartemen di Hong Kong

SELASA, 02 DESEMBER 2025 | 19:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebanyak 30 warga negara Indonesia (WNI) masih belum diketahui keberadaannya hingga Selasa 2 Desember 2025, setelah insiden kebakaran besar menghanguskan tujuh gedung apartemen di kawasan Tai Po, Hong Kong, pekan lalu.

Dalam keterangan resminya, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong menyebut ada 140 WNI yang terdampak peristiwa tersebut. 

Dari jumlah tersebut, sembilan orang dinyatakan meninggal dunia, satu orang masih menjalani perawatan, 100 orang berhasil selamat, sementara 30 lainnya masih belum ditemukan.


Terkait penanganan lebih lanjut, KJRI menegaskan pihaknya telah mengambil langkah koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan.

"KJRI Hong Kong terus berkoordinasi dengan otoritas setempat, agen ketenagakerjaan, dan pihak-pihak lain yang terkait untuk mencari WNI yang belum ditemukan," demikian keterangan terakhir KJRI Hong Kong per 1 Desember 2025.

KJRI juga menegaskan hak-hak para WNI dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) akan dipastikan terpenuhi sesuai aturan setempat, termasuk komunikasi dengan keluarga korban guna memfasilitasi proses kepulangan jenazah maupun langkah lain sebagaimana keinginan keluarga.

"KJRI Hong Kong berkomitmen mendukung berbagai langkah otoritas setempat dalam tindak lanjut penanganan insiden kebakaran, sesuai protokol keselamatan dan ketentuan yang berlaku," lanjut pernyataan tersebut.

Selain itu, KJRI mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan data pribadi siapapun, termasuk identitas WNI terdampak kebakaran di Tai Po, demi menjaga privasi dan menghormati keluarga korban.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya