Berita

Capres Honduras Rixi Moncada, Nasry Asfura, and Salvador Nasralla (Foto: Dispatch People)

Dunia

Pilpres Honduras Memanas, Asfura-Nasralla Terpaut Tipis

SELASA, 02 DESEMBER 2025 | 15:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemilihan presiden Honduras berlangsung panas setelah dua kandidat teratas, Nasry Asfura dan Salvador Nasralla, saling menempel ketat dalam penghitungan suara sementara. 

Keduanya sama-sama meraih hampir 40 persen suara, sementara gangguan teknis pada situs resmi pemilu membuat publik sulit memantau perkembangan terbaru. 

Kandidat dari LIBRE Party, Rixi Moncada, berada di posisi ketiga dengan dukungan 19 persen.


Hingga Senin siang waktu setempat, 1 Desember 2025, data sementara menunjukkan Asfura dari National Party unggul tipis hanya 515 suara atas Nasralla dari Liberal Party. 

Namun, Nasralla mengklaim proyeksi internal partainya menunjukkan tren positif. 

“Kami tidak menyatakan menang, hanya memproyeksikan hasil yang akan masuk ke CNE beberapa jam ke depan,” tulis Nasralla di X, seperti dimuat Reuters. 

Klaim tersebut langsung dikritik kubu lawan yang menilai hasil resmi harus dihormati.

Ketua Komisi Pemilihan Nasional (CNE), Ana Paola Hall, meminta publik tetap tenang di tengah situasi yang disebutnya sebagai teknical tie. Ia menegaskan proses perhitungan masih berjalan dan meminta masyarakat bersabar. 

Selisih suara antara kedua kandidat tampak semakin menipis dibanding hasil awal yang dirilis pada Minggu malam.

Situasi kian memanas setelah Presiden AS Donald Trump menuduh adanya upaya mengubah hasil pemilihan. 

“Jika mereka melakukannya, akan ada konsekuensi! Rakyat Honduras telah memilih dalam jumlah besar pada 30 November,” tulis Trump di Truth Social. 

Tidak ada putaran kedua dalam sistem pemilu Honduras, sehingga peraih suara terbanyak otomatis menjadi presiden 2026-2030.

Keterlambatan pembaruan suara memicu frustrasi warga dan media lokal. Portal resmi pemilu dilaporkan tidak bisa diakses dalam waktu lama, menyebabkan kebingungan publik. 

Presiden keluar Xiomara Castro pun menyerukan kewaspadaan sambil menunggu penghitungan 100 persen suara.

Dukungan internasional turut mewarnai persaingan. Trump secara terbuka mendukung Asfura dan bahkan menyatakan siap memberi pengampunan kepada mantan Presiden Juan Orlando Hernandez, yang saat ini dipenjara di AS. 

Presiden Argentina Javier Milei juga menyebut Asfura sebagai tokoh yang melawan tiran kiri yang menghancurkan Honduras.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Perjalanan Karier Nanik S Deyang dari Jurnalis hingga Pimpin Dewan Pengawas BGN

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:23

Deklarasi Gus Kikin Maju Ketum PBNU Tuai Protes Sejumlah PCNU Jatim

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:13

Pesan Menag di FABC: Sinodalitas Gereja Cermin Musyawarah dan Gotong Royong

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:08

Prabowo Restui Pengunduran Diri Nanik dari BGN, Siapkan Dewan Pengawas Baru

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:06

Emas Antam Mulai Naik, Harga Buyback Tembus Rp2,38 Juta per Gram

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Prabowo Puji Keterlibatan Perwira TNI-Polri dalam Penanganan Bencana Sumatera

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Saat Jakarta jadi Jembatan Persaudaraan Asia

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:45

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.913 per Dolar AS Jelang Rilis Suku Bunga BI

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:34

KPK Bongkar Dugaan Penyamaran Aset Bupati Lombok Barat, Pasal TPPU Disiapkan

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:29

Ancaman Houthi Guncang Pasar, Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:24

Selengkapnya