Berita

Ilustrasi (Inteligence Artificial)

Dunia

Ini Generasi Paling Bahagia di Tempat Kerja Menurut Survei Terbaru

SELASA, 02 DESEMBER 2025 | 13:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Situs pekerja Seek baru saja merilis survei tentang kebahagiaan pekerja Australia, dan hasilnya cukup mengejutkan.

Menurut laporan Workplace Happiness Index terbaru, generasi baby boomer (1946-1964) muncul sebagai kelompok pekerja paling bahagia di Australia. Sebaliknya, generasi milenial (1981-1996) menjadi yang paling tidak puas di tempat kerja.

Survei ini menunjukkan hanya 57 persen warga Australia yang merasa bahagia bekerja, sementara 33 persen lainnya justru takut pergi kerja setiap hari. Baby boomer menempati posisi teratas dengan 73 persen merasa puas, jauh di atas milenial yang hanya 54 persen, serta Gen Z (1997-2012) dengan 56 persen.


Pekerja muda dilaporkan menghadapi tantangan paling besar. Sebanyak 47 persen Gen Z mengaku kelelahan, dan 41 persen merasa cemas saat harus berangkat kerja. Dari sisi wilayah, Australia Barat memiliki pekerja paling bahagia (62 persen), disusul Queensland dan Australia Selatan (61 persen). Kebalikannya terjadi di Victoria (53 persen) dan New South Wales (55 persen), yang bahkan turun 6 persen dari tahun sebelumnya.

Dalam survei ini, “rasa tujuan” dinilai sebagai faktor terbesar yang menentukan kebahagiaan pekerja. “Yang menarik dari temuan tahun ini adalah bahwa tujuan di tempat kerja tetap menjadi pendorong utama kebahagiaan, dan pentingnya kepemimpinan senior juga meningkat dibanding tahun lalu," kata Kylie Pascoe dari tim Wawasan & Riset Pelanggan Seek, dikutip dari 9News, Selasa 2 Desember 2025.

Faktor lain yang paling membuat pekerja merasa bahagia adalah lokasi kerja (67 persen), dukungan rekan kerja (61 persen), dan keseimbangan hidup-kerja (60 persen). Namun begitu, banyak pekerja masih tidak puas dengan komitmen perusahaan terhadap isu lingkungan dan sosial (hanya 34 persen puas), peluang karier (37 persen), serta gaji (42 persen).

Psikolog organisasi dari Transitioning Well, Justine Alter, menyebut bahwa banyak orang kini menginginkan pekerjaan yang bermakna, bukan sekadar bergaji baik. “Fokus pada pekerjaan yang berorientasi tujuan menunjukkan bahwa orang ingin merasa pekerjaan mereka berarti,” ujarnya.

Alter juga mendorong pekerja yang sering takut berangkat kerja untuk mencari cara-cara kecil menambah makna, seperti menjadi mentor atau terlibat dalam proyek yang selaras dengan minat pribadi. “Kadang percakapan sederhana soal beban kerja atau stres bisa memunculkan solusi yang tidak terpikirkan sebelumnya," ujarnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya