Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Mau Sikat Maling-maling Pencuri Uang Rakyat

SELASA, 02 DESEMBER 2025 | 12:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menutup seluruh celah kebocoran kekayaan negara dan memberantas para pelaku yang merugikan rakyat. 

Hal itu disampaikan Prabowo dalam kunjungannya ke posko pengungsian di Padang Pariaman, Sumatera Barat, Senin, 1 Desember 2025.

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa pemerintahannya bekerja sepenuhnya untuk kepentingan rakyat. 


"Pemerintah RI adalah milik rakyat, kita kerja untuk rakyat, kita berbakti untuk rakyat. Kita akan mengelola kekayaan negara supaya bisa membantu rakyat," ujarnya di hadapan warga yang memadati lokasi.

Prabowo pun menegaskan bahwa dirinya berkewajiban menjaga agar tidak ada kebocoran dan penyalahgunaan uang negara. 

"Yang penting saya harus mengelola di pusat supaya kekayaan negara benar-benar untuk rakyat, supaya tidak ada kebocoran, tidak ada maling-maling yang mencuri uang rakyat. Kalian suka nggak kalau saya sikat maling-maling semua itu?" serunya.

Presiden mengapresiasi semangat masyarakat yang tetap kuat meski sedang menghadapi masa sulit akibat bencana. 

"Terima kasih, terima kasih. Walaupun saudara sedang susah, tapi semangatmu luar biasa! Terima kasih!" kata Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyampaikan perkembangan penanganan bencana di Sumatera Utara dan Aceh. Ia memastikan sejumlah fasilitas vital berangsur pulih. 

“Alhamdulillah cuaca membaik, alhamdulillah juga bantuan sudah banyak yang sampai. Saya dapat laporan listrik di Sumut sudah hampir 100 persen. Air sedang dibenahi, jembatan-jembatan sedang kita bentuk semua. Inshaallah kita akan perbaiki semuanya,” ungkapnya.

Prabowo menyebut beberapa wilayah masih sulit dijangkau melalui jalur darat. Namun pemerintah telah mengirim bantuan melalui udara. 

“Kondisi beberapa kabupaten masih sulit, beberapa belum bisa tembus dari darat, tapi sudah bisa kita datangi dari udara, dari helikopter dan pesawat. Di Aceh pun demikian, ini musibah,” jelasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya