Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Asia Bangkit! Pasar Saham Melaju Kencang

SELASA, 02 DESEMBER 2025 | 09:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia membuka hari ini dengan, berusaha keras melepaskan diri dari sentimen pelemahan yang melanda Wall Street dan pasar Eropa sebelumnya. Investor Asia fokus pada momentum rebound regional, meskipun ada bayangan aksi ambil untung saham teknologi di AS.

Indeks Kospi Korea Selatan melonjak signifikan, dibuka melaju 1,02 persen dan kemudian terus menguat menjadi 1,48 persen di 3.978,24.

Penguatan ini terjadi setelah rilis data inflasi November Korea Selatan yang stabil di 2,4 persen (yoy), memperkuat keyakinan pasar bahwa Bank of Korea akan mempertahankan suku bunga stabil.


Indeks acuan Nikkei 225 turut menguat, dibuka naik 0,54 persen dan berlanjut menguat 0,44 persen ke 49.520,67. Indeks ASX 200 Australia juga dibuka dan berlanjut menguat tipis 0,13 persen ke 8.572,70.

Di Indonesia, IHSG diperkirakan akan melanjutkan upaya menembus kembali level psikologis 8.600, setelah berhasil ditutup menguat 0,47 persen pada sesi kemarin. Meski dibayangi kekhawatiran net sell asing, para analis memproyeksikan IHSG bergerak dalam rentang 8.500–8.600.

Sentimen negatif sempat datang dari Amerika, di mana Wall Street ditutup melemah. Aksi ambil untung pada saham-saham terkait Artificial Intelligence (AI) berlanjut, dan pasar kripto merosot tajam seiring kejatuhan Bitcoin. Investor global kini menunggu rilis data inflasi PCE dan hasil pertemuan Federal Reserve pekan depan, di mana pasar memperkirakan peluang 85 persen pemangkasan suku bunga.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya