Berita

Bantuan TNI buat pengungsi di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. (Foto: Puspen TNI)

Pertahanan

TNI Terapkan Sistem Airdrop Suplai Bantuan Pengungsi di Sumut

SENIN, 01 DESEMBER 2025 | 22:48 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

TNI mengerahkan pesawat dari Landasan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur untuk melaksanakan pengiriman bantuan dengan Metode Airdrop di Tapanuli Tengah (Tapteng) serta sejumlah titik di Medan pada Senin, 1 Desember 2025.

Metode airdrop dilakukan untuk menjangkau wilayah yang terputus akibat banjir dan tanah longsor.

“Menindaklanjuti itu, TNI hari ini melaksanakan droping bantuan dengan menggunakan teknis distribusi menggunakan Helibox. Helibox ini upaya teknik distribusi bantuan ke daerah yang terisolir dan tidak terjangkau oleh jalur darat,” ujar Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah dalam keterangannya.


TNI mengerahkan pesawat Cassa 212, CN-295, serta C-130 Hercules untuk melaksanakan penyaluran logistik udara. 

Selain Helibox, operasi akan dilanjutkan dengan teknik Airdrop seperti yang pernah dilakukan dalam misi kemanusiaan di Gaza.

"Kita menggunakan pesawat Hercules kemudian melaksanakan distribusi kurang lebih 200 parasut utama dan 200 parasut cadangan, membawa bekal-bekal bantuan yang dibutuhkan oleh para penduduk,” jelasnya.

Secara keseluruhan, TNI telah mengerahkan 16.068 prajurit dalam operasi penanganan bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

Selain prajurit, TNI juga mengerahkan 8 pesawat, terdiri dari Hercules, A400M, dan Boeing 737 yang telah beroperasi di wilayah terdampak. Sebanyak 19 helikopter (Caracal, Bell, Dauphin, Panther, dan Super Puma) serta 6 KRI turut diperbantukan untuk mendukung percepatan distribusi dan evakuasi.

Updatenya, hari ini TNI mengirimkan 4,2 ton bantuan, terdiri atas paket sembako, obat-obatan dari Puskes TNI, mie instan, dan berbagai perlengkapan kebutuhan pengungsi.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Hari Bakti, Lapas Cianjur Gelar Aksi Bersih-Bersih melalui Imipas Peduli

Jumat, 06 November 2026 | 22:35

Kejagung Sita Rp11,7 Miliar dalam Kasus Nikel Arif Kurniawan

Jumat, 06 November 2026 | 22:31

Kapolri Banjir Dukungan Bongkar Kasus Penyadapan

Jumat, 06 November 2026 | 22:21

Bank Mandiri Bukukan Laba Bank Only Rp46,5 Triliun

Jumat, 06 November 2026 | 22:19

Aturan Berubah, Ekspor ke Jepang hingga Uni Eropa Masuk Daftar Relaksasi

Jumat, 06 November 2026 | 22:06

11 Kreator Indonesia Siap Bersaing di TikTok Awards Southeast Asia 2026

Jumat, 06 November 2026 | 21:48

Singgung Jokowi-Gibran, Penyadapan Prabowo Diduga Bermuatan Politik

Jumat, 06 November 2026 | 21:39

Pegasus di Indonesia: Sekadar Mitos atau Ancaman Nyata?

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

MedcoEnergi Umumkan Penerbitan Obligasi Senilai 300 Juta Dolar AS

Jumat, 06 November 2026 | 21:26

Ketika Listrik Membuka Peluang: Dari Rumah Tangga hingga Ekonomi Desa

Jumat, 06 November 2026 | 21:03

Selengkapnya