Berita

Presiden Prabowo Subianto di Perum Kasai Permai, Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Senin sore, 1 Desember 2025 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Tak Akan Biarkan Korban Bencana Pikul Beban Sendiri

SENIN, 01 DESEMBER 2025 | 18:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto memastikan bahwa warga terdampak banjir Sumatera tidak akan ditinggalkan oleh pemerintah. 

Hal itu ia tegaskan saat meninjau langsung lokasi bencana dan berdialog dengan para pengungsi di Perum Kasai Permai, Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai, Padang Pariaman, Sumatera Barat, pada Senin, 1 Desember 2025. 

Di hadapan ribuan pengungsi, Prabowo menegaskan bahwa negara hadir dan akan terus mendampingi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.


“Kita semua satu keluarga besar, kita tidak akan membiarkan saudara-saudara sendiri memikul beban,” ujar Prabowo, yang langsung disambut tepuk tangan warga.

Selama kunjungan, Prabowo memaparkan perkembangan terbaru penanganan bencana, termasuk membaiknya cuaca dan meningkatnya distribusi bantuan ke wilayah terdampak. 

Ia juga menyampaikan laporan pemulihan infrastruktur yang terus dikerjakan pemerintah. 

“Alhamdulillah cuaca membaik, alhamdulillah juga bantuan sudah banyak yang sampai. Saya dapat laporan listrik di Sumatera Utara sudah hampir 100 persen. Air sedang dibenahi, jembatan-jembatan sedang kita bentuk semua. Insyallah kita akan perbaiki semuanya, rumah-rumah yang rusak akan kita bantu,” kata Prabowo.

Prabowo menambahkan bahwa masih ada beberapa kabupaten yang belum bisa diakses melalui jalur darat, namun bantuan tetap disalurkan melalui jalur udara. 

“Beberapa kabupaten belum bisa tembus dari darat, tapi sudah bisa kita datangi dari udara, dari helicopter, pesawat. Di Aceh pun demikian,” ujarnya.

Kepada keluarga korban, Prabowo menyampaikan doa dan rasa duka yang mendalam. 

“Saya turut berduka cita dengan keluarga yang kehilangan. Saya berdoa bapak-bapak ibu-ibu tegar,” tuturnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya