Berita

Mabes Polri melakukan pergeseran personel secara besar-besaran untuk membantu penanganan bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara./Divhumas Polri

Presisi

Ratusan Personel Brimob Bersama Medis dan K9 Dikerahkan Dari Tangsel ke Sumatera

SENIN, 01 DESEMBER 2025 | 14:02 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Mabes Polri melakukan pergeseran personel secara besar-besaran untuk membantu penanganan bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Mereka diberangkatkan dari Mako Polisi Udara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, ke provinsi masing-masing. Selain bantuan logistik bagi korban, penguatan personel menjadi salah satu fokus utama setelah wilayah terdampak memasuki fase pascabencana.

“Bapak Wakapolri melakukan pengecekan pasukan dalam rangka penguatan personel di lapangan,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri (Karopenmas Divhumas Polri) Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan pada Senin, 1 Desember 2025.


Dari Korps Brimob, sebanyak 300 personel diterjunkan, masing-masing 100 untuk tiga polda terdampak. 

Lalu, Sabhara menurunkan 300 personel tambahan, serta Samapta mengirim 39 personel.

Unit anjing pelacak K9 dikerahkan khusus untuk memperkuat pencarian korban. 

“Sebanyak 11 anjing SAR dengan total 39 handler diterjunkan,” kata Trunoyudo.

Sementara itu, dari sisi medis, Pusdokkes mengirimkan 27 personel yang bertugas menangani kebutuhan kesehatan, identifikasi korban ante-mortem dan post-mortem, serta dukungan trauma healing dengan 20 personel khusus.

“Dengan kolaborasi BNPB/BPBD, pemerintah daerah, TNI, dan stakeholder lainnya, percepatan bantuan terus diupayakan,” tegas Trunoyudo.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya