Berita

Menko PMK di Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Sibolga, Minggu, 30 November 2025 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Aktifkan Seluruh Kekuatan Nasional untuk Percepat Pemulihan Bencana Sumatera

SENIN, 01 DESEMBER 2025 | 09:07 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengaktifkan seluruh unsur nasional guna mempercepat pembukaan akses, distribusi logistik, dan penanganan warga terdampak bencana di Sumatera.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno usai meninjau langsung lokasi terdampak bersama Kepala BNPB di Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Sibolga, Minggu, 30 November 2025. 

Pratikno menegaskan bahwa arahan Presiden menjadi dasar mobilisasi besar-besaran lintas kementerian, lembaga, TNI, Polri, dan pemerintah daerah. 


Seluruh unsur negara diperintahkan memastikan bantuan tiba cepat dan tepat untuk masyarakat yang terdampak.

“Perintah Bapak Presiden adalah seluruh kekuatan nasional dikerahkan untuk tahapan tanggap darurat sekarang ini untuk meringankan beban masyarakat,” ujar Pratikno.

Ia menjelaskan bahwa kementerian dan lembaga terkait telah berada di lokasi sejak hari pertama bencana terjadi. 

Fokus utama saat ini adalah pemulihan akses listrik, pembukaan jalur darat yang terputus, serta distribusi logistik melalui udara dan laut. Seluruh upaya dilakukan bersama pemda, TNI, dan Polri.

“Ini menunjukkan seluruh kementerian dan lembaga berusaha keras semaksimal mungkin mengerahkan kekuatan yang ada untuk membantu masyarakat, bersama-sama dengan pemda, TNI, dan Polri yang sejak hari pertama sudah membantu masyarakat,” jelas Pratikno.

Selain penanganan darurat, pemerintah mulai menyiapkan tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, termasuk pembangunan hunian sementara dan hunian tetap. 

Langkah ini diambil agar warga terdampak dapat segera kembali beraktivitas dan memiliki perlindungan memadai terhadap risiko bencana.

Sementara itu, Polri memperkuat operasi kemanusiaan dengan mengerahkan personel, pesawat, helikopter, kapal, dan berbagai sarana pendukung untuk mencapai titik-titik terisolasi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya