Berita

Bursa Efek Indonesia (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Pasar Saham Indonesia Bergelora Dibayangi Aksi Jual Asing

SENIN, 01 DESEMBER 2025 | 07:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pekan perdagangan terakhir di bulan November 2025 menjadi momen baik bagi Bursa Efek Indonesia (BEI). Pasar modal Tanah Air benar-benar menggeliat  didorong oleh partisipasi aktif investor domestik.

Nilai total transaksi di BEI dalam sepekan terakhir atau periode 24-28 November 2025, melonjak drastis hingga lebih dari 41 persen, menghasilkan perputaran uang mencapai Rp30,31 triliun. 

Lonjakan aktivitas ini menunjukkan meningkatnya minat beli dan jual. Pasar bergairah dengan volume transaksi yang naik hampir 29 persen. 


Kondisi ini berhasil mengangkat kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Indeks kebanggaan Indonesia menguat lebih dari 1 persen dan berhasil bertengger di level 8.508. IHSG juga sempat mencetak sejarah baru dengan menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di angka 8.622. Alhasil, nilai seluruh perusahaan yang tercatat di bursa (kapitalisasi pasar) ikut terkerek, kini mencapai Rp15.626 triliun.

Namun, di tengah pesta kenaikan dan rekor tersebut, gerak-gerik investor asing menjadi sorotan. Pada penutupan pekan, Jumat 28 NOvember 2025, investor asing justru tercatat melakukan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp1,02 triliun. Aksi jual ini menambah total arus dana asing yang keluar sepanjang tahun 2025, yang kini telah mencapai angka fantastis Rp29,58 triliun.

Ini menciptakan narasi yang menarik; sementara euforia dan rekor diciptakan oleh kekuatan pasar domestik, aksi lepas saham oleh investor asing menjadi pengingat bahwa sentimen global masih perlu diwaspadai, memberikan kontras pada gemerlap kinerja pasar pekan lalu. 

Beberapa analis memperkirakan IHSG akan melanjutkan penguatannya pada perdagangan hari ini, Senin 1 Desember 2025. 

Riset MNC Sekuritas dalam MNCS Daily Scope memperkirakan bahwa IHSG masih berada pada struktur wave (iii) dari wave [iii]. Area penguatan terdekat diperkirakan berada di rentang 8.616 hingga 8.660, sementara area koreksi diperkirakan berada di 8.460–8.491.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya