Berita

Sekretaris Jenderal PB IKA-PMII, Purnamasidi. (Foto: Istimewa)

Politik

Alumni PMII Desak Usut Tuntas Penyebab Bencana Sumatera

MINGGU, 30 NOVEMBER 2025 | 22:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pengurus Besar Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA-PMII) menyampaikan duka mendalam dan keprihatinan yang luar biasa atas tragedi bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Sumatera.

Sekretaris Jenderal PB IKA-PMII, Purnamasidi, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan bahu-membahu mendukung Pemerintah dalam mengatasi dampak bencana yang kian meluas ini.

Bang Pur, begitu dia karib disapa, menilai Pemerintah harus segera bertindak cepat dan tegas. Ia mendorong agar bencana di wilayah Sumatera ini segera diputuskan masuk dalam kategori Bencana Nasional.


Tak hanya itu, Bang Pur juga meminta pihak berwenang untuk mengusut penyebab banjir bandang ini. 

Mengingat korban yang terus meningkat dan dampak yang semakin kompleks, data BNPB per Sabtu 29 November 2025, korban meninggal dunia di Sumut mencapai 166 orang, Aceh 47 orang, dan Sumbar 90 orang. Selain korban meninggal dunia, ada pula ratusan korban yang sampai saat ini masih hilang.

"Dengan statistik ini, Pemerintah harusnya dapat memutuskan lebih cepat," kata Bang Pur dalam keterangan tertulis, Minggu 30 November 2025.

Tapi perlu diingat, kata dia, penyebab banjir bandang ini juga perlu diusut tuntas secara terbuka agar masyarakat tahu apa yang menyebabkan bencana yang merugikan ini.

Bang Pur juga mengingatkan agar ke depan, Pemerintah dan para pengusaha menunjukkan kebijaksanaan dalam mengelola dan menjaga kekayaan sumber daya alam Negara.

"Pemerintah, para pengusaha, dan kita semua sebagai warga Negara harus menjaga lingkungan, menjaga hutan kita, menjaga alam kita dengan sebaik-baiknya. Kita semua harus tobat ekologi," pungkasnya.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya