Berita

Gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Jakarta. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

Banjir Karangan Bunga di Tengah Kabar Pengambilalihan Kantor PBNU

MINGGU, 30 NOVEMBER 2025 | 19:23 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Beredar isu pengambilalihan kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Jakarta di tengah kisruh internal organisasi yang dipimpin Yahya Cholil Staquf.

Penelusuran dilakukan Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL ke Kantor PBNU, yang tepatnya terletak di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat.

Pantauan di lokasi, tidak ada penutupan pagar Kantor PBNU yang tingginya tidak sampai melebihi 2 meter itu. Pintu utama pagar terlihat terbuka untuk pejalan kaki. Namun demikian, tampak puluhan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) berjaga di area luar dan dalam Gedung PBNU.


Yang menarik dari kondisi Kantor PBNU hari ini, berjejer karangan bunga di bagian luar pagar dan juga dalam pagar.

Di bagian luar, terdapat karangan bunga untuk Ahmad Said Husni yang kini menjabat Sekretaris Jenderal PBNU menggantikan Syaifullah Yusuf. Ada pula karangan bunga untuk Sumantri yang ditunjuk sebagai Bendahara Umum menggantikan Gudfan Arif.

Di bagian dalam pagar Kantor PBNU juga ada karangan bunga untuk sejumlah sosok yang ditunjuk Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf untuk menempati posisi baru, seperti Masyhuri Malik menjadi Wakil Ketua Umum PBNU.

Isu pengambilalihan kantor PBNU sebelumnya beredar luas di pesan berantai WhatsApp. Kabar ini muncul seiring keputusan Rais Aam PBNU memecat Yahya Cholil sebagai Ketum PBNU.

Rais Aam PBNU, Miftachul Akhyar menyatakan Yahya Cholil Staquf resmi tidak lagi menjabat sebagai Ketum PBNU terhitung 26 November 2025 pukul 00.45 WIB.

Dengan keputusan itu, seluruh kewenangan dan atribut ketua umum tidak lagi melekat pada sosok yang akrab disapa Gus Yahya.

“Sejak saat itu, kepemimpinan PBNU sepenuhnya berada di tangan Rais Aam,” kata Miftachul Akhyar di Kantor PWNU Jawa Timur, Sabtu, 29 November 2025.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Harga Minyak Dunia Merangkak Naik ke 93 Dolar AS

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:17

TransNusa dan Tourism Malaysia Ajak Media Eksplorasi Penang, Perlis hingga Langkawi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:57

Rupiah Perpanjang Tren Positif di Jumat Pagi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:51

Strategi Mendapatkan Libur Panjang Saat Peringatan Maulid Nabi 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:46

OTT Rektor Unsoed, KPK Tangkap 14 Orang dan Amankan Uang Ratusan Juta

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:35

IHSG Naik ke 6.526,30, Saham Mayoritas Menguat

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:20

Salah Paham tentang Kembali ke UUD 1945

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:06

Kebutuhan Pangan Pengungsi NTT Dipastikan Terpenuhi, Stok Beras 39 Ribu Ton

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:00

Bursa Asia Merah Tergusur Sentimen Wall Street

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:58

Terjaring OTT KPK, Rektor Unsoed Diduga Terkait Korupsi PMB

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:49

Selengkapnya