Berita

Kebakaran apartemen Wang Fuk Court di Tai Po, Hong Kong (Foto: Independent News)

Dunia

WNI Meninggal Akibat Kebakaran Hong Kong Bertambah Jadi Sembilan

MINGGU, 30 NOVEMBER 2025 | 14:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Jumlah warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam insiden kebakaran apartemen Wang Fuk Court di Tai Po, Hong Kong kembali bertambah. 

Kabar itu diungkap oleh Direktur Informasi dan Media di Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Hartyo Harkomoyo dalam sebuah pernyataan tertulis, Minggu, 30 November 2025. 
 
Dikatakan bahwa perhari ini, sekitar pukul 12.20 waktu Hong Kong, terdapat tambahan dua WNI meninggal dunia dan satu orang mengalami luka-luka akibat insiden kebakaran tersebut. 


“Rilis data korban insiden kebakaran dari Hong Kong Police Force s/d hari ini jumlah WNI korban meninggal dunia bertambah 2 orang dan korban luka-luka bertambah 1 orang,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Dengan pembaruan tersebut, total WNI yang telah terkonfirmasi meninggal dunia kini mencapai 9 orang, sementara korban luka-luka menjadi 3 orang.

Sebelumnya, hingga Jumat malam, 28 November 2025, otoritas setempat mencatat sedikitnya 128 korban meninggal dan 79 lainnya luka berat dalam insiden tersebut, termasuk 7 WNI yang bekerja sebagai pekerja migran sektor domestik. 

“Kami dengan sangat berduka mengkonfirmasi bahwa terdapat 7 warga negara Indonesia yang meninggal dunia dan seluruhnya adalah pekerja migran Indonesia sektor domestik,” ujar Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang Sabtu, 29 November 2025.

Yvonne menambahkan bahwa satu WNI lain yang sempat dirawat di rumah sakit kini berada dalam kondisi stabil. Ia menyebut terdapat sekitar 140 WNI yang bekerja di kawasan terdampak. 

KJRI Hong Kong telah berhasil mengonfirmasi kondisi 61 orang, termasuk para korban meninggal dunia, sementara 79 lainnya masih dalam proses pencarian.

Sejak hari pertama insiden pada Rabu, 26 November 2025, pemerintah melalui KJRI Hong Kong telah bergerak cepat memberikan bantuan. Posko darurat dibuka untuk layanan informasi, penampungan sementara disiapkan, tim lapangan dikirim untuk verifikasi korban, dan dukungan logistik turut disalurkan. 

Pemerintah juga memfasilitasi kebutuhan administratif seperti dokumen perjalanan bagi WNI terdampak.

Selain itu, koordinasi intensif dilakukan dengan komunitas Indonesia di Hong Kong untuk memastikan seluruh WNI terdata dan mendapat penanganan. 

Hingga kini, otoritas Hong Kong masih menyelidiki penyebab insiden dan telah menahan 11 tersangka dengan tuduhan manslaughter.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya