Berita

Kapal tanker armada bayangan Rusia 'Virat' terbakar setelah ditabrak oleh kapal nirawak (Foto: X)

Dunia

Ukraina Hantam Dua Kapal Tanker Shadow Fleet Rusia di Laut Hitam

MINGGU, 30 NOVEMBER 2025 | 11:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ukraina mengklaim berhasil menyerang dua kapal tanker milik armada bayangan atau shadow fleet Rusia dengan drone bawah air di Laut Hitam. 

Mengutip laporan CNN World, Minggu, 30 November 2025, serangan itu terjadi pada Jumat, 28 November 2025 dan Sabtu, 29 November 2025 yang langsung memicu ledakan besar dan kobaran api di salah satu kapal. 

Seorang sumber keamanan Ukraina mengatakan Sea Baby digunakan dalam operasi gabungan Dinas keamanan Ukraina (SBU) dan angkatan laut. 


Disebutkan bahwa tanker Virat dan Kairos berbendera Gambia mengalami kerusakan kritis dan tak lagi dapat beroperasi. 

“Ini akan menjadi pukulan besar bagi transportasi minyak Rusia,” ungkap sumber tersebut.

Otoritas Turki menyebut Virat diserang pada Sabtu dan kerusakan dinilai bersifat ringan.

“Tidak ada permintaan dari awak untuk meninggalkan kapal,” kata Kementerian Transportasi Turki, meski mereka mengirim kapal pemadam ke lokasi.

Turki juga menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut karena dinilai mengancam pelayaran dan lingkungan. 

“Serangan ini menimbulkan risiko serius bagi keselamatan navigasi, jiwa, properti, dan lingkungan di wilayah tersebut,” ujar Kementerian Luar Negeri Turki.

Sementara Kairos mengalami ledakan pada Jumat di wilayah Laut Hitam. Seluruh 25 awak berhasil dievakuasi. Video yang beredar menunjukkan upaya kapal tunda Turki memadamkan api besar di geladak. 

“Api di geladak terbuka Kairos telah berhasil dipadamkan,” kata Kementerian Transportasi Turki pada Sabtu.

Baik Virat maupun Kairos sebelumnya masuk ke Laut Hitam melalui Selat Bosphorus dan tercatat pernah disanksi oleh AS, Inggris, dan Uni Eropa. 

Kairos, yang memiliki panjang 275 meter dan bobot hampir 80.000 ton, baru saja berangkat dari India menuju pelabuhan Rusia di Novorossiysk.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Kemenhut Sebut Kejagung Hanya Mencocokkan Data, Bukan Penggeledahan

Kamis, 08 Januari 2026 | 00:04

Strategi Maritim Mutlak Diperlukan Hadapi Ketidakpastian di 2026

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:49

Komplotan Curanmor Nekat Tembak Warga Usai Dipergoki

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:30

Pemuda Katolik Ajak Umat Bangun Kebaikan untuk Dunia dan Indonesia

Rabu, 07 Januari 2026 | 23:01

PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD karena Tak Mau Tinggalkan Rakyat

Rabu, 07 Januari 2026 | 22:39

Penjelasan Wakil Ketua DPRD MQ Iswara Soal Tunda Bayar Infrastruktur Pemprov Jabar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:56

Kejagung Geledah Kantor Kemenhut terkait Kasus yang Di-SP3 KPK

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:39

84 Persen Gen Z Tolak Pilkada Lewat DPRD

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:33

Draf Perpres TNI Atasi Terorisme Perlu Dikaji Ulang

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:09

Harta Anggota KPU DKI Astri Megatari Tembus Rp7,9 Miliar

Rabu, 07 Januari 2026 | 21:07

Selengkapnya