Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Jetstar Australia Batalkan Penerbangan Imbas Recall Massal Airbus A320

SABTU, 29 NOVEMBER 2025 | 12:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah penerbangan Jetstar di Australia terpaksa ditunda setelah Airbus mengumumkan penarikan besar-besaran terhadap pesawat A320, salah satu model terlaris di dunia. Langkah ini diperkirakan mengganggu hampir setengah armada global tipe tersebut.

Dikutip dari 9News, Sabtu 29 November 2025, Jetstar mengatakan bahwa beberapa penerbangan masih sempat lepas landas pada pagi hari, namun banyak jadwal lain yang terpaksa ditunda. Maskapai belum dapat memastikan berapa lama gangguan ini akan berlangsung dan berjanji memberikan pembaruan hari ini. Air New Zealand juga dipastikan terdampak.

Dalam pernyataannya, Airbus menjelaskan bahwa analisis terbaru menemukan radiasi matahari ekstrem dapat merusak data penting dalam sistem kontrol penerbangan A320, sehingga perlu dilakukan pembaruan perangkat lunak di seluruh armada.


Pilot sekaligus analis penerbangan, Richard de Crespigny, menegaskan bahwa masalah ini bukan berasal dari kerusakan sistem kendali pesawat, melainkan dari kebutuhan untuk memperbarui data agar pesawat bisa membaca kondisi radiasi ekstrem dengan benar.

“Airbus menginstruksikan lebih dari 10.000 pesawat A320 di seluruh dunia untuk memperbarui perangkat lunaknya, agar kesalahan data akibat radiasi matahari dapat diperbaiki,” ujarnya.

Proses pembaruan ini diprediksi membutuhkan waktu karena setiap pesawat harus dijadwalkan masuk hanggar dan ditangani oleh teknisi. Jika jumlah teknisi terbatas, prosesnya bisa semakin panjang.

Jetstar dijadwalkan merilis pembaruan informasi bagi penumpang yang terdampak.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Pentagon Ungkap Biaya Perang Iran: 6 Hari Tembus Rp190 Triliun

Kamis, 12 Maret 2026 | 08:11

Pasar 1001 Malam: Strategi Kemenko PM Berdayakan UMKM dan Bantu Penyintas Bencana

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:58

Harga Emas Dunia Turun Tertekan Sentimen Suku Bunga

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:47

Dukung PP TUNAS, Kemenag Siapkan Kurikulum Etika Digital dan Santri Mahir AI

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:23

Pasar Eropa Terkoreksi, Saham Rheinmetall Anjlok 8 Persen

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:14

IEA Sepakat Lepas 400 Juta Barel Cadangan Minyak

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:01

Hari Ini Yaqut Cholil Dipanggil KPK sebagai Tersangka

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:49

Rampai Nusantara Ajak Publik Optimistis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:42

Amr bin Ash Pembuka Gerbang Benua Afrika

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:00

Kader Gerindra Ujung Tombak Mendukung Program Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 05:52

Selengkapnya