Berita

Petugas mengevakuasi masyarakat terdampak banjir di Aceh (Humas Kemenimipas)

Nusantara

Bencana Sumatera: DPR Tuntut Evaluasi Total Izin Tambang dan Perkebunan

SABTU, 29 NOVEMBER 2025 | 12:06 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rangkaian bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera telah memicu reaksi keras dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Wakil Ketua Fraksi PKB DPR RI, Maman Imanulhaq, mendesak Pemerintah segera melakukan penguatan mitigasi bencana yang komprehensif, dan yang paling utama, meninjau ulang semua izin usaha ekstraktif.

Maman, yang juga Anggota Timwas Bencana DPR RI, secara tegas menuding izin usaha di sektor pertambangan dan perkebunan besar sebagai biang keladi di balik kerusakan tutupan lahan yang memperparah bencana.

“Evaluasi menyeluruh terhadap izin usaha ekstraktif seperti tambang dan perkebunan besar yang merusak tutupan lahan,” tegasnya kepada wartawan di Jakarta, Sabtu 29 November 2025


Menurut Maman, kemunculan fenomena Siklon Senyar di wilayah yang tidak biasa harus menjadi alarm keras bahwa dampak perubahan iklim dan degradasi lingkungan telah mencapai level yang mengancam keselamatan rakyat.

"Telah mencapai tingkat yang mengancam keselamatan rakyat di banyak daerah Indonesia,” pungkasnya.

Selain evaluasi izin, Maman Imanulhaq mendorong Pemerintah untuk segera mengambil langkah-langkah konkret, seperti revitalisasi daerah aliran sungai (DAS), penghijauan massif, penataan ruang berbasis mitigasi risiko bencana, serta peningkatan anggaran untuk kesiapsiagaan maupun pemulihan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya