Berita

Aparat gabungan TNI-Polri mengerahkan pasukan untuk mengamankan laga Persija-PSIM di SUGBK Jakarta, Jumat, 28 November 2025. (Foto: Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Sepak Bola

Laga Persija-PSIM Dikawal 2.200 Personel Gabungan

JUMAT, 28 NOVEMBER 2025 | 18:40 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sebanyak 2.200 personel gabungan dari Polri, TNI, dan Pemda DKI siap mengawal pertandingan BRI Super League 2025/2026 antara Persija Jakarta dan PSIM Yogyakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Jumat malam, 28 November 2025.

Laga yang dijadwalkan dimulai pukul 19.00 WIB ini diprediksi menyedot antusiasme tinggi dari suporter kedua tim. Apalagi Persija baru berulang tahun ke-97.

“Kami pastikan tidak ada celah bagi pihak mana pun yang berpotensi mengganggu jalannya pertandingan. Pemeriksaan setiap suporter dilakukan ketat sebelum memasuki area stadion,” tegas Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro.


Kapolres melarang para suporter membawa flare, petasan, kembang api, senjata tajam, dan minuman keras ke dalam stadion demi menjaga kondusifitas.

“Semua barang terlarang akan disita dan pelanggar akan kami tindak tegas. Tujuan kami memastikan pelayanan kepada penonton berjalan optimal,” tegasnya.

Meski pengamanan ketat, pendekatan humanis tetap menjadi prioritas dengan memastikan seluruh personel tidak dibekali senjata api.

“Kami ingin menciptakan atmosfer yang aman dan nyaman. Petugas tetap tegas dalam bertindak, namun mengedepankan profesionalitas dan humanisme,” tambah Kapolres.

Di sisi lain, pengamanan juga mencakup pengawalan suporter PSIM Yogyakarta yang hadir di GBK. Juga ada rekayasa lalu lintas di sekitar stadion untuk mengurangi kepadatan kendaraan. 

“Kami mengimbau masyarakat dan pengendara yang melintas untuk mencari jalur alternatif karena arus lalu lintas di sekitar GBK berpotensi padat saat pertandingan berlangsung," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya