Berita

PT PLN menggandeng TNI Angkatan Udara mengirimkan Pesawat C-130J Super Hercules dari Skadron Udara 31 untuk mengangkut material tower darurat dari Landasan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh pada Kamis, 27 November 2025 (Dokumentasi Dispenau)

Pertahanan

Operasi Udara PLN-TNI AU: Super Hercules Terbangkan Jantung Listrik Darurat ke Aceh

JUMAT, 28 NOVEMBER 2025 | 10:59 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

PT PLN dan TNI Angkatan Udara (TNI AU) bersinergi dalam sebuah operasi logistik kilat demi memulihkan kelistrikan di Aceh yang lumpuh akibat banjir. 

Pada Kamis 27 November 2025, sebuah pesawat raksasa C-130J Super Hercules dari Skadron Udara 31 diterbangkan khusus dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh.

Misi Hercules ini adalah mengangkut material tower darurat dalam jumlah besar.


Kebutuhan akan material ini sangat mendesak. Penelusuran terbaru PLN mengungkap bahwa kerusakan jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV terus bertambah. Dari lima tower yang dilaporkan roboh, kini total mencapai 12 tower yang rusak parah pada jalur vital Bireun-Arun, Brandan-Langsa, dan Peusangan-Bireun.

“Kolaborasi dengan TNI AU melalui pengiriman material menggunakan pesawat Hercules sangat membantu, terutama untuk menjangkau lokasi-lokasi yang tidak dapat ditembus lewat darat. Begitu material tiba, tim langsung bergerak mengirimkannya ke titik-titik prioritas untuk pembangunan tower darurat,” jelas General Manager PLN Unit Induk Distribusi Aceh, Eddi Saputra, dalam keterangan resmi yang dikutip redaksi i Jakarta, Jumat, 28 November 2025.

Begitu material tiba di Aceh, tim PLN langsung bergerak cepat mengirimkannya ke titik-titik prioritas untuk segera membangun kembali jaringan.

Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda, Kolonel Nav Sudaryanto, menegaskan komitmen TNI AU untuk menjamin kelancaran mobilisasi logistik udara. Dukungan penuh ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan infrastruktur vital dan meringankan dampak bencana bagi masyarakat Aceh.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya