Berita

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka Jakarta, Kamis, 27 November 2025 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Tunjuk Pratikno Koordinator Percepatan Penanganan Bencana Sumatera

JUMAT, 28 NOVEMBER 2025 | 10:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Menko PMK Pratikno sebagai koordinator percepatan penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. 

Kabar itu diungkap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di akun Instagram @sekretariat.kabinet, seperti dilihat pada Jumat, 28 November 2025. 

Dikatakan Teddy, dalam rapat terbatas bersama sekitar 20 anggota Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Kamis sore, 27 November 2025, Presiden menegaskan langkah percepatan bantuan di tiga provinsi terdampak bencana yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.


“Salah satu pokok pembahasan penting adalah instruksi Presiden agar seluruh sektor terus bergerak cepat dalam mengevakuasi korban terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat serta memastikan bantuan terus-menerus dikirimkan ke lokasi-lokasi terdalam,” ungkap Teddy.

Untuk memastikan koordinasi terpadu di lapangan, Prabowo menunjuk Menko PMK Pratikno sebagai koordinator percepatan penanganan bencana. 

“Menko PMK, Pratikno, selaku koordinator, ditugaskan Bapak Presiden untuk terus memantau dan mengoordinasikan jalannya evakuasi serta penanganan para korban terdampak,” lanjut Teddy.

Presiden juga mengerahkan Panglima TNI, Kapolri, Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Kementerian Pekerja Umum dan Kementerian Sosial serta tim medis dan kesehatan TNI-Polri dan Kementerian Kesehatan untuk terus dikerahkan dalam penanganan bencana tersebut.

Teddy menambahkan bahwa pada malam pertama bencana di Tapanuli, Prabowo langsung melakukan respons cepat dengan menghubungi kepada BNPB.

“Pada malam terjadinya bencana di Tapanuli, Presiden langsung menghubungi Kepala BNPB dan Kepala Basarnas beserta tim untuk segera menuju lokasi melakukan evakuasi cepat. Selanjutnya menggunakan teknologi modifikasi cuaca untuk mengurangi curah hujan,” tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya