Bandara IMIP Morowali. (Foto: Dokumentasi Kemenhub)
Bandara IMIP Morowali. (Foto: Dokumentasi Kemenhub)
PERNYATAAN Menhan Sjafrie Sjamsoeddin setiba di bandara internasional itu bagai petir di siang bolong. Ternyata masalahnya juga tidak hanya di bandara Morowali, tapi juga pelabuhan tempat hasil-hasil tambang dimuat dan dikapalkan keluar entah ke mana.
Tidak ada Imigrasi, Bea Cukai, dan aparat pertahanan. Polisi saja tidak cukup. Bandara adalah platform antar-moda darat-udara terutama untuk manusia, sedangkan pelabuhan adalah platform antar-moda darat-laut terutama untuk barang. Jika dua besaran perhubungan itu tidak beres, maka yang terancam adalah kedaulatan negara.
Sudah lama sistem perhubungan dikerdilkan menjadi sekedar sistem transportasi atau logistik nasional; dilihat secara sempit sebagai prasarana ekonomi, demi pertumbuhan yang mengandalkan investasi asing. Dua entitas itu, juga pesawat-pesawat dan kapal-kapal yang lalu lalang di sana itu, tidak dilihat sebagai instrumen kedaulatan negara, tetapi sekedar alat transportasi.
Populer
Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49
Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44
Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54
Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48
Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42
Senin, 09 Maret 2026 | 00:13
Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46
UPDATE
Senin, 16 Maret 2026 | 21:36
Senin, 16 Maret 2026 | 21:12
Senin, 16 Maret 2026 | 21:06
Senin, 16 Maret 2026 | 20:58
Senin, 16 Maret 2026 | 20:58
Senin, 16 Maret 2026 | 20:49
Senin, 16 Maret 2026 | 19:48
Senin, 16 Maret 2026 | 19:28
Senin, 16 Maret 2026 | 19:14
Senin, 16 Maret 2026 | 19:05