Bandara IMIP Morowali. (Foto: Dokumentasi Kemenhub)
Bandara IMIP Morowali. (Foto: Dokumentasi Kemenhub)
PERNYATAAN Menhan Sjafrie Sjamsoeddin setiba di bandara internasional itu bagai petir di siang bolong. Ternyata masalahnya juga tidak hanya di bandara Morowali, tapi juga pelabuhan tempat hasil-hasil tambang dimuat dan dikapalkan keluar entah ke mana.
Tidak ada Imigrasi, Bea Cukai, dan aparat pertahanan. Polisi saja tidak cukup. Bandara adalah platform antar-moda darat-udara terutama untuk manusia, sedangkan pelabuhan adalah platform antar-moda darat-laut terutama untuk barang. Jika dua besaran perhubungan itu tidak beres, maka yang terancam adalah kedaulatan negara.
Sudah lama sistem perhubungan dikerdilkan menjadi sekedar sistem transportasi atau logistik nasional; dilihat secara sempit sebagai prasarana ekonomi, demi pertumbuhan yang mengandalkan investasi asing. Dua entitas itu, juga pesawat-pesawat dan kapal-kapal yang lalu lalang di sana itu, tidak dilihat sebagai instrumen kedaulatan negara, tetapi sekedar alat transportasi.
Populer
Senin, 16 Februari 2026 | 12:00
Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12
Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59
Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17
Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18
Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19
Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07
UPDATE
Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17
Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05
Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43
Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27
Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03
Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36
Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20
Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11
Senin, 23 Februari 2026 | 23:50
Senin, 23 Februari 2026 | 23:43