Bandara IMIP Morowali. (Foto: Dokumentasi Kemenhub)
Bandara IMIP Morowali. (Foto: Dokumentasi Kemenhub)
PERNYATAAN Menhan Sjafrie Sjamsoeddin setiba di bandara internasional itu bagai petir di siang bolong. Ternyata masalahnya juga tidak hanya di bandara Morowali, tapi juga pelabuhan tempat hasil-hasil tambang dimuat dan dikapalkan keluar entah ke mana.
Tidak ada Imigrasi, Bea Cukai, dan aparat pertahanan. Polisi saja tidak cukup. Bandara adalah platform antar-moda darat-udara terutama untuk manusia, sedangkan pelabuhan adalah platform antar-moda darat-laut terutama untuk barang. Jika dua besaran perhubungan itu tidak beres, maka yang terancam adalah kedaulatan negara.
Sudah lama sistem perhubungan dikerdilkan menjadi sekedar sistem transportasi atau logistik nasional; dilihat secara sempit sebagai prasarana ekonomi, demi pertumbuhan yang mengandalkan investasi asing. Dua entitas itu, juga pesawat-pesawat dan kapal-kapal yang lalu lalang di sana itu, tidak dilihat sebagai instrumen kedaulatan negara, tetapi sekedar alat transportasi.
Populer
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07
Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41
Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35
Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50
Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33
Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20
Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06
UPDATE
Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30
Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17
Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06
Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46
Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29
Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13
Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56
Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23
Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57
Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27