Berita

Ketua Fraksi PAN DPRD Sumbar, Muhayatul memberi bantuan kepada warga terdampak banjir di Pesisir Selatan, Sumbar. (Foto: Dokumentasi Fraksi PAN)

Nusantara

Athari PAN Gercep Bantu Korban Banjir Pesisir Selatan

KAMIS, 27 NOVEMBER 2025 | 23:35 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Hujan ekstrem dalam sepekan terakhir di Sumatera Barat (Sumbar) memicu banjir dan longsor di sejumlah kabupaten/kota.

Kabupaten Pesisir Selatan termasuk salah satu wilayah dari 13 kabupaten dan kota yang diterjang banjir, tanah longsor, hingga banjir bandang.

Kondisi itu mendapat perhatian khusus Anggota DPR RI Fraksi PAN, Athari Gauthi Ardi hingga Ketua Fraksi PAN DPRD Sumbar, Muhayatul.


Mereka turun langsung ke titik bencana pada Kamis 27 November 2025, dan memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak.

“Mohon doanya agar masyarakat kami dilindungi oleh Allah SWT dan usaha kami untuk membantu bisa dimudahkan oleh Allah SWT,” kata Athari dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta. 

Sedangkan Muhayatul menekankan pentingnya percepatan penanganan lintas sektor agar warga terdampak segera mendapatkan bantuan. Dengan begitu, tidak ada masyarakat yang tercecer dari pendataan dan informasi.

“Koordinasi lintas sektor menjadi hal yang sangat penting untuk memastikan masyarakat terdampak mendapatkan bantuan yang cepat dan tepat,” ujar Muhayatul. 

Kunjungan lapangan ini, bagian dari tanggung jawab moral dan sosialnya sebagai wakil rakyat. Apalagi, Pesisir Selatan merupakan kampung halaman sekaligus basis pemilihnya.

Ribuan bantuan berupa sembako, nasi, dan makanan siap saji. Bantuan tersebut paling dibutuhkan warga saat ini, mengingat akses jalan di beberapa titik masih tertutup longsor.

“Alhamdulillah, saya dan Ibu Athari dapat menyerahkan langsung bantuan kepada masyarakat yang terdampak, semoga dengan bantuan ini dapat mengurangi beban saudara kita,” kata mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumbar itu.

Diharapkan bantuan yang diberikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. 

“Semoga daerah kita segera pulih dan Allah SWT jauhkan dari bahaya,” tutupnya.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi BPBD Sumbar, cuaca ekstrem memicu bencana di 13 kabupaten/kota, yaitu Kabupaten Padang Pariaman, Kota Padang, Tanah Datar, Agam, Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Kota Pariaman, Pasaman Barat, Kota Bukittinggi, Kota Solok, Padang Panjang, Limapuluh Kota, dan Pasaman.

Di Kota Padang, 17 kelurahan di tujuh kecamatan terdampak, dengan 14 titik pohon tumbang dan longsor yang menutup akses jalan. BPBD masih terus melakukan pendataan hingga sore ini.

Data terakhir mencatat total korban akibat bencana sejak 21 November 2025 mencapai 15 orang.

“Berdasarkan update data sementara per hari Kamis 27 November 2025 pukul 12.00 WIB, total korban sebanyak 15 orang,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya