Berita

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Bisnis

Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi Nataru Hingga 100 Persen

KAMIS, 27 NOVEMBER 2025 | 21:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah menyiapkan diskon tarif transportasi untuk mempermudah mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. 

Diskon diberikan untuk berbagai moda transportasi, mulai dari kereta api hingga pesawat, bahkan mencapai 100 persen untuk layanan pelabuhan tertentu.

"Kami laporkan kemarin berbagai diskon yang sudah diumumkan," ujar Menko Perekonomian Airlangga Hartarto kepada awak media usai menghadiri rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 27 November 2025.


Berikut daftar stimulus ekonomi berupa diskon tarif transportasi yang bisa dinikmati masyarakat selama libur Nataru.

1. Diskon kereta api 30 persen, periode 22 Desember sampai 10 Januari 2025, target 1.509.000.

2. Diskon tarif angkutan laut sebesar 20 persen, periode 17 Desember sampai 10 Januari 2025, target 405.881 penumpang. 

3. Diskon 100 persen untuk pelabuhan ataupun 19 persen dari tarif terpadu, periode 22 Desember sampai 10 Januari 2025, target 227.560 penumpang dan 491.226 kendaraan. 

4. Diskon tiket pesawat 13 sampai 14 persen, periode 22 Desember sampai 10 Januari 2025, target 3,5 juta penumpang. 

5. Diskon tarif tol 10 sampai 20 persen.

Tak hanya transportasi, pemerintah juga menyiapkan program belanja akhir tahun guna mendorong konsumsi masyarakat. Airlangga menjelaskan bahwa perputaran ekonomi diproyeksikan meningkat signifikan pada Desember hingga awal Januari.

ā€œDiharapkan spending masyarakat pada waktu bulan Januari sebesar Rp116 triliun. Nah, Rp116 triliun itu terdiri dari Hari Belanja Nasional yaitu 10 sampai 16 Desember, transaksinya diperkirakan Rp33 sampai Rp34 triliun. Belanja di Indonesia saja targetnya bisa sampai Rp30 triliun, tanggal 18 sampai 4 Januari," papar Airlangga.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya