Berita

Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya membuka Program Bioskop Alternatif & Workshop Film Aceh di Banda Aceh. (Foto: Dok. Kementerian Ekraf)

Politik

Lewat Bioskop Alternatif, Talenta Lokal Didorong Pahami Rantai Industri

KAMIS, 27 NOVEMBER 2025 | 17:06 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Beragam inisiatif diperlukan untuk mendorong ekosistem perfilman daerah. Dengan begitu, sineas lokal memiliki ruang apresiasi dan pasar yang setara.

Begitu kata Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya saat membuka Program Bioskop Alternatif & Workshop Film Aceh di Banda Aceh belum lama ini.

Program tersebut menghadirkan ruang pemutaran film di luar bioskop komersial serta pembekalan praktis bagi pelaku perfilman lokal. Diharapkan, karya mereka mampu menembus pasar yang lebih luas.


Bioskop alternatif bertajuk Sinema Rakyat Aceh digelar di Taman Budaya Banda Aceh ini hadir dengan konsep penyediaan ruang nonton di gedung teater, serta sistem pemisahan tempat duduk sesuai dengan jenis kelamin. 

Program ini menayangkan film yang pernah dan sedang beredar di bioskop nasional, termasuk karya komunitas lokal, dengan kapasitas hingga 400 penonton per sesi.

“Melalui bioskop alternatif dan workshop ini, talenta lokal didorong memahami rantai nilai industri, dari produksi hingga distribusi agar karya mereka berkelanjutan dan berdaya saing,” ujarnya sebagaimana keterangan yang diterima redaksi, Kamis, 27 November 2025.

Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal menilai acara ini bukan hanya untuk menonton film, tapi juga bagaimana bisa merayakan rasa kebersamaan dan semangat kreatif. 

"Kami juga ingin memastikan bahwa ruang hiburan yang hadir tetap sesuai dengan karakter dan nilai masyarakat Aceh," kata Illiza.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya