Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN KITA pada Kamis, 20 November 2025. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Purbaya Pede Ekonomi Tumbuh 5,7 Persen Kuartal IV-2025, Ini Faktornya

KAMIS, 27 NOVEMBER 2025 | 14:28 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimis kondisi ekonomi nasional akan melesat di akhir 2025. Ia memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV bisa menyentuh 5,6-5,7 persen, melampaui kuartal sebelumnya 5,04 persen.

Bendahara negara itu mengatakan kondisi tersebut terjadi seiring meredanya tekanan ekonomi global dan mulai menguatnya aktivitas domestik.

“Kami berharap ekonomi di triwulan IV bisa tumbuh 5,6–5,7 persen. Kalau ini terjadi, maka momentum pertumbuhan ekonomi kita sudah berbalik, dari melambat ke arah percepatan. Laju pertumbuhan ekonomi setahun penuh bisa mencapai 5,2 persen,” ujar Purbaya dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI, di Jakarta, Kamis 27 November 2025.


Purbaya menilai pemulihan ekonomi mulai terlihat dari pertumbuhan pasar modal. Pada penutupan perdagangan Rabu 26 November 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memecahkan rekor tertinggi baru sepanjang masa (ATH) dengan menembus posisi 8.602 poin.

Ia meyakini lonjakan IHSG menjadi indikator kepercayaan investor jangka panjang terhadap stabilitas ekonomi. Bila tren positif berlanjut, maka investor jangka pendek pun diyakini akan ikut masuk.

Menurut Purbaya, salah satu motor pemulihan ekonomi adalah kebijakan penempatan dana pemerintah atau Saldo Anggaran Lebih (SAL) kepada bank-bank Himbara. Pemerintah menggelontorkan dana Rp200 triliun pada 12 September 2025, kemudian bertambah lagi Rp76 triliun pada 10 November 2025 untuk menggerakkan sektor riil.

Stimulus tersebut, lanjutnya, berdampak pada kenaikan optimisme publik. Ia merujuk data indeks kepercayaan konsumen terhadap kinerja pemerintah oleh LPS, yang melonjak dari 101,5 pada September menjadi 113,3 pada Oktober 2025.

Dengan meningkatnya kepercayaan publik, Purbaya berharap situasi sosial dapat lebih kondusif sehingga pemerintah dapat fokus mempercepat pembangunan ekonomi lokal.

“Kuncinya ke depan adalah kita harus terus jaga momentum perbaikan ini. Jangan sampai hilang sehingga kita bisa menciptakan pertumbuhan yang lebih tinggi lagi. Kalau kita bisa jaga sih, tahun depan kita bisa tumbuh 6 persen dengan tidak terlalu sulit, saya pikir,” tegasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya