Berita

Presiden RI Prabowo Subianto memperkenalkan Ratu Belanda Máxima ke sejumlah pejabat RI di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 27 November 2025 (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Dunia

Momen Prabowo Kenalkan Ratu Máxima ke Sejumlah Pejabat RI

KAMIS, 27 NOVEMBER 2025 | 13:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan Ratu Belanda Máxima di Istana Merdeka pada Kamis siang, 27 November 2025.

Kedatangan Ratu Belanda dalam kapasitasnya sebagai Penasihat Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Kesehatan Finansial (UNSGSA) itu disambut meriah dengan Tari Indang dari Sumatera Barat.

Gerak lincah para penari yang diiringi musik ritmis berhasil menarik perhatian Ratu Máxima dan Presiden Prabowo, yang beberapa kali terlihat mengangguk dan tersenyum sebagai bentuk apresiasi.


Usai pertunjukan, Presiden Prabowo yang gagah dengan setelan jas abu dan peci hitam mendampingi Ratu yang tampil anggun dengan dress merahnya menaiki tangga Istana menuju barisan pejabat Indonesia yang telah menunggu untuk menyambut. 

Pada momen inilah, Prabowo memperkenalkan Ratu Máxima satu per satu kepada para pejabat yang hadir.

Beberapa pejabat yang turut dalam sesi penyambutan tersebut antara lain Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. 

Hadir pula Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi, Deputi Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, serta jurnalis senior Najwa Shihab.

Setelah seluruh sesi perkenalan selesai, Presiden Prabowo dan Ratu Máxima melanjutkan agenda dengan sesi foto bersama di ruang kredensial, sebelum memasuki pertemuan empat mata di Ruang Jepara untuk membahas agenda kerja sama sebagai bagian dari kapasitas Ratu Máxima sebagai Penasihat Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Kesehatan Finansial (UNSGSA).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya