Berita

Wakil Ketua Komisi III DPR Rano Alfath. (Foto: Tangkapan layar YouTube DPR)

Politik

Kakorlantas Diusulkan Diisi Jenderal Bintang Tiga

KAMIS, 27 NOVEMBER 2025 | 12:30 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi III DPR mengusulkan jabatan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri dinaikkan menjadi jenderal bintang tiga. 

Usulan itu disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPR Rano Alfath, dalam rapat kerja Komisi III bersama Kakorlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis 27 November 2025.

Rano menilai, peran anggota lalu lintas yang selalu berhadapan langsung dengan masyarakat menjadi cerminan citra Polri. 


Ia mengapresiasi kinerja Korlantas yang dinilai berhasil menjaga kelancaran arus mudik dan libur panjang tanpa kemacetan parah serta mampu menekan angka kecelakaan.

"Dengan adanya Pak Agus Suryonugroho sebagai Kakorlantas, ini berapa kali kegiatan seperti Lebaran dan liburan alhamdulillah tidak pernah macet, lancar, dan mengurangi tingkat kecelakaan. Ini luar biasa, yang lebih penting adalah pelayanan ke masyarakat," ujar Rano.

Legislator PKB itu pun menyoroti sikap humanis anggota lalu lintas di lapangan, mulai dari membantu mendorong mobil saat hujan hingga mengembalikan uang milik warga yang tercecer. Menurutnya, hal-hal kecil itu berdampak besar terhadap citra Polri.

Rano juga menilai, teknologi seperti Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) telah mengubah paradigma penegakan hukum lalu lintas menjadi lebih transparan.

Lebih jauh, ia menyebut banyak Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) yang berpotensi menjadi Kakorlantas di masa depan. Karena itu, berdasarkan diskusi internal anggota Komisi III, pihaknya sepakat jabatan Kakorlantas idealnya setara dengan jenderal bintang tiga.

"Kami sepakat sebetulnya kalau untuk kakorlantas itu harus bintang tiga," kata Rano yang disambut tepuk tangan peserta rapat.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya