Berita

Ilustrasi (RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

IHSG Tertekan di Sesi Pagi Usai Purbaya Sebut Rekor To The Moon

KAMIS, 27 NOVEMBER 2025 | 10:16 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat ke level 8.611 pada Kamis 27 November 2025, lebih tinggi dari penutupan Rabu di posisi 8.602.

Namun penguatan tak bertahan lama. Hingga pukul 09.40 WIB, IHSG terkoreksi ke level 8.581 atau turun 0,24 persen.

Total saham yang diperdagangkan sepanjang sesi awal mencapai 4,52 miliar lembar dengan nilai transaksi Rp2,51 triliun, melalui 279.567 kali transaksi. 


Dari seluruh emiten, 240 saham menguat, 227 melemah, sementara 191 lainnya tidak mengalami perubahan harga.

Tekanan terjadi pada sejumlah sektor utama. Saham teknologi melemah 0,04 persen, kesehatan turun 0,66 persen, keuangan dan sektor siklikal masing-masing terkoreksi 0,21 persen, dan sektor non-siklikal turun 0,16 persen.

Sebaliknya, beberapa sektor lainnya berhasil menjadi penopang indeks. Sektor energi menguat 0,50 persen, bahan baku naik 0,18 persen, transportasi naik 0,15 persen, sektor industri naik 0,36 persen, sektor infrastruktur menguat tipis 0,03 persen, sementara properti mencatat kenaikan tertinggi sebesar 0,83 persen.

Sebelumnya, IHSG pada perdagangan Rabu mencetak rekor tertinggi ke level 8.602. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa rekor tersebut sesuai prediksinya.

“Sesuai prediksi, to the moon!” katanya dikutip dari Instagram pribadinya @menkeuri.

Di sisi lain, Rupiah menunjukkan sentimen positif. Mata uang Garuda dibuka di posisi Rp16.631 per Dolar AS, menguat 33 poin atau 0,20 persen pada perdagangan pasar spot pagi ini.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya