Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Bisnis

Prinsip ESG Telkom Raih Penghargaan Tingkat Regional

KAMIS, 27 NOVEMBER 2025 | 03:19 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Komitmen PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dalam keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat kembali mendapat pengakuan di tingkat regional. 

Setelah meraih Juara 1 pada Lestari Awards 2025 kategori Relations to Local Communities, Telkom melanjutkan kompetisi ke level Asia melalui ajang ESG Asia Positive Impact Awards 2025.

Ajang ini menilai berbagai inisiatif keberlanjutan perusahaan di Asia Tenggara, di mana peningkatan perhatian pada penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) terus menunjukkan tren positif. 


Studi global WTW (2024) mencatat bahwa 77 persen perusahaan di kawasan Asia Pasifik telah memasukkan metrik ESG ke dalam insentif eksekutif, melonjak 14 poin persentase dibandingkan tahun sebelumnya dan menegaskan bahwa keberlanjutan kini menjadi bagian penting dalam strategi bisnis regional.

Lestari Awards merupakan ajang apresiasi nasional terhadap pengelolaan program Sustainability & CSR yang diselenggarakan oleh Kompas Gramedia bersama EY sebagai assessment partner. Melalui program DigiUp, Telkom meraih Juara 1 kategori Relations to Local Communities, sehingga berhak melaju ke kompetisi tingkat Asia.

Pada ESG Asia Positive Impact Awards 2025, Telkom dievaluasi oleh panel ahli dari Global Business Council for Sustainable Development, EY, dan International Society for Sustainability Professionals, bersaing dengan kontender terbaik dari berbagai negara. Dalam kompetisi ini Telkom meraih penghargaan pemenang dalam kategori Relations to Local Communities.

Senior General Manager Social Responsibility Telkom Indonesia Hery Susanto menyatakan penghargaan ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga pengakuan bahwa perusahaan komunikasi pelat merah ini menghadirkan dampak sosial yang terukur berada di jalur yang tepat. 

“DigiUp kami rancang sebagai program yang menjawab kebutuhan nyata masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem talenta digital Indonesia. Kami memastikan transformasi digital tidak berhenti pada inovasi teknologi, tetapi benar-benar menyentuh komunitas, membuka akses kesempatan, dan membangun kemandirian,” kata Hery dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 26 November 2025.

“Ke depan, Telkom akan terus memperluas kemitraan dan kolaborasi lintas sektor agar dampak sosial yang dihasilkan semakin inklusif, berkelanjutan, dan relevan bagi generasi muda di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, VP Sustainability Telkom Gunawan Wasisto Ciptaning Andri menyampaikan penghargaan ini merupakan bukti komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip ESG. 

“Seluruh upaya Telkom untuk memberikan dampak yang positif tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi lingkungan, masyarakat, dan bagi para pemangku kepentingan," jelas Gunawan.

Sebagai bagian dari pilar Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), DigiUp turut mendukung pencapaian SDGs khususnya di aspek pendidikan berkualitas, kesempatan kerja, dan pengembangan talenta digital muda. 

“Melalui capaian ini, Telkom menegaskan kembali perannya sebagai perusahaan digital yang tidak hanya berfokus pada inovasi teknologi, tetapi juga pada kontribusi sosial yang inklusif, berkelanjutan, dan sejalan dengan prinsip ESG,” pungkasnya.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya