Berita

Plt Kepala BSN, Kristianto Widiwardono (tengah) dalam konferensi pers Bulan Mutu Nasional (BMN) 2025 di Jakarta, Rabu, 26 November 2025. (Foto: RMOL/Yudhistira Wicaksono)

Nusantara

BSN Pastikan Infrastruktur Mutu Nasional Merata Hingga Daerah

KAMIS, 27 NOVEMBER 2025 | 00:40 WIB | LAPORAN: YUDHISTIRA WICAKSONO

Infrastruktur Mutu Nasional (IMN) jadi kunci pemerataan standar mutu dan penguatan daya saing Indonesia. Badan Standardisasi Nasional (BSN) menegaskan bahwa IMN harus merata di seluruh daerah agar standar mutu tidak hanya menguatkan pusat ekonomi, tetapi juga menggerakkan pertumbuhan di level lokal.

Demikian disampaikan Plt Kepala BSN, Kristianto Widiwardono dalam konferensi pers Bulan Mutu Nasional (BMN) 2025 di Jakarta, Rabu, 26 November 2025. 

“Pemerataan Infrastruktur Mutu Nasional adalah fondasi agar transformasi ekonomi tidak hanya terjadi di pusat-pusat pertumbuhan tetapi dirasakan hingga ke seluruh wilayah Indonesia,” kata Kristianto.


Untuk memperluas jangkauan IMN, BSN mendorong fasilitasi, pembinaan dan harmonisasi kebijakan lintas sektor. Upaya ini memastikan layanan pengujian, sertifikasi dan metrologi dapat diakses pelaku usaha tanpa tergantung pada kota besar.

Hingga kini, BSN telah memfasilitasi penguatan 116 Lembaga Pelatihan Kerja (LPK). Program SNI Bina UMK juga mendampingi lebih dari 2,1 juta produk, sementara 2.671 pelaku usaha dibina agar memenuhi persyaratan mutu nasional.

Konsistensi IMN terlihat dari penerbitan 4.016 Sertifikat Produk Penggunaan Tanda (SPPT) SNI hingga Oktober 2025.

“Produk unggulan daerah memiliki potensi besar dan tugas kita adalah memastikan mereka memperoleh akses yang efisien terhadap layanan pengujian, sertifikasi dan metrologi. Dengan IMN yang kuat, kredibel dan inklusif, kita memperkuat daya saing nasional untuk menuju Indonesia Emas 2045,” jelas Kristianto.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya