Berita

Syarief Sulaeman Nahdi. (Foto: Istimewa)

Hukum

Syarief Sulaeman Nahdi: Pernah Pimpin Kejari Jaksel, Kini Jabat Dirdik Jampidsus

RABU, 26 NOVEMBER 2025 | 19:53 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Syarief Sulaeman Nahdi dipercaya sebagai Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.

Penunjukan Syarief ini berdasarkan Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 1064 Tahun 2025 yang ditetapkan pada 25 November 2025.

Adapun Syarief sebelumnya menjabat sebagai Asisten Jaksa Agung. Jabatan barunya sebagai Dirdik Jampidsus menggantikan Nurcahyo Jungkung Madyo, yang saat ini ditugaskan sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Tengah.


“Jabatan baru Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) kelas jabatan 15, dengan tunjangan jabatan struktural eselon II.a sebesar Rp 3,2 juta,” tertulis dalam dokumen mutasi tersebut dikutip pada Rabu 26 November 2025.

Sebelumnya, Syarief sempat menduduki jabatan strategis, antara lain sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan pada 2022-2024.

Kariernya kemudian berlanjut sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Dari sana, loncatan kariernya terus menanjak hingga dipercaya menjadi Dirdik Jampidsus.

Sebagai Dirdik Jampidsus, Syarief akan memimpin seluruh proses penyidikan kasus-kasus besar di bawah koordinasi Jampidsus Kejagung. 

Syarief akan menjadi garda depan dalam menuntaskan perkara-perkara strategis nasional yang berdampak langsung pada keuangan negara dan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya