Berita

Presiden RI Prabowo Subianto . (Foto: Istimewa)

Nusantara

Presiden Prabowo Melanjutkan Gagasan Para Pendiri Bangsa

RABU, 26 NOVEMBER 2025 | 16:29 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto adalah pemimpin yang memahami dan menghargai sejarah, hingga pemimpin yang sedang berjuang melanjutkan tapak sejarah langkah konstitusional para pendiri bangsa. 

Hal ini disampaikan Anggota Komisi VI DPR RI Rieke Diah Pitaloka Pada acara Jejak Pendiri Bangsa 1947-1969 (Perencanaan Pembangunan Berbasis Satu Data Indonesia/Koperasi Sebagai Sokoguru Perekonomian Nasional), yang merupakan kolaborasi antara Kemenkop, Bappenas, dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), di kantor Kementerian PPN/Bappenas.

"Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, arsip bukan lagi kertas usang dan bisu, namun arsip menjadi pemberi denyut pada nadi perumusan kebijakan pemerintah pusat dan daerah," ungkap Rieke, Rabu, 26 November 2025.


Rieke juga meyakini Presiden Prabowo akan melanjutkan tapak rancangan negara yang pondasinya telah diletakkan para pendiri bangsa, khususnya Dr Soemitro Djoyohadikusumo. Meski zaman telah berubah, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi berpengaruh dalam perencanaan pembangunan. 

"Tetapi, saya yakin Presiden Prabowo akan mengarahkan bangsa ini untuk tidak memunggungi sejarah," kata Rieke.

Presiden Prabowo justru mengembalikan bangsa pada rel sejarah untuk temukan jati diri, yang tersimpan dalam arsip cakrawala pengetahuan tentang strategi pendiri bangsa dalam mempertahankan Indonesia merdeka dan berdaulat. 

"Saya pun yakin Presiden Prabowo memiliki perspektif yang sejalan dengan para pendiri bangsa, yaitu memosisikan data dasar negara bukan sekadar barisan angka administratif," tandas Rieke.

Rieke percaya Presiden Prabowo berjiwa prajurit yang sangat paham tentang makna dan fungsi strategis Satu Data Indonesia sebagai data pertahanan dan keamanan rakyat semesta. 

Selanjutnya Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menambahkan, pertemuan ini mengajak menelusuri kembali jejak para pendiri bangsa pada periode 1947-1969, ketika arah pembangunan nasional mulai dirumuskan berdasarkan nilai kolektif bangsa dan kebutuhan untuk memperkuat kemandirian rakyat. 

"Pada masa itu, gagasan koperasi tidak muncul sebagai pilihan teknis semata, tetapi sebagai keputusan ideologis yang menempatkan rakyat sebagai pemilik dan pelaku utama pembangunan ekonomi," kata Menkop.

Menkop meyakini Prabowo telah menemukan jalan menuju Indonesia seperti yang dicita-citakan para pendiri bangsa. 

"Seperti yang sudah dirintis dan dirancang sejak zaman HOS Cokroaminoto, Bung Hatta, Margono Djojohadikusumo, sampai Soemitro Djojohadikusumo," ucap Menkop.



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya