Berita

Deputi Bidang Koordinasi Tata Niaga dan Distribusi Pangan Kemenko Pangan, Tatang Yuliono. (Foto: Humas Kemenko Pangan)

Bisnis

Kemenko Pangan Tegaskan Tidak Pernah Beri Izin Impor Beras ke Sabang

RABU, 26 NOVEMBER 2025 | 15:32 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan akhirnya angkat bicara. Ditegaskan bahwa Kemenko tidak pernah memberikan izin atas masuknya 250 ton beras impor ke Sabang, Aceh.

Penegasan disampaikan Deputi Bidang Koordinasi Tata Niaga dan Distribusi Pangan Kemenko Pangan, Tatang Yuliono, dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu 26 November 2025.

Tatang menjelaskan, dalam rapat koordinasi teknis eselon I yang digelar pada 14 November 2025, telah disampaikan bahwa stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Bulog Kanwil Aceh mencapai 94.888 ton. Jumlah yang dinilai mencukupi kebutuhan masyarakat Aceh hingga awal tahun 2026.


Dengan ketersediaan stok tersebut, Kemenko Pangan menilai tidak ada urgensi untuk melakukan impor beras ke wilayah Aceh, termasuk ke Sabang.

Lebih lanjut, Tatang menegaskan bahwa dalam rapat koordinasi teknis tersebut Kemenko Pangan secara tegas tidak menyetujui rencana impor beras ke Sabang. Rapat justru dilakukan sebagai langkah mitigasi, antisipasi, dan respons cepat, menyusul informasi adanya pergerakan beras dari Thailand menuju Sabang.

Selain itu Kemenko Pangan menekankan bahwa setiap kebijakan impor beras harus mempertimbangkan kondisi stok nasional dan daerah, serta tidak boleh dilakukan tanpa dasar kebutuhan yang jelas.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya