Berita

Bencana banjir di Provinsi Sumatra Utara. (Foto: Divisi Humas Polri)

Presisi

Brimob Bantu Warga Terdampak Bencana Longsor hingga Banjir di Sumut

RABU, 26 NOVEMBER 2025 | 13:52 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polri mencatat sebanyak 20 kejadian bencana, terdiri dari 12 tanah longsor, tujuh banjir, dan satu pohon tumbang yang tersebar di Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Kota Sibolga, dan Nias.

Peristiwa bencana di Sumut menyebabkan 19 warga menjadi korban. Rinciannya 10 orang meninggal dunia, tiga orang luka-luka, dan enam orang masih dalam pencarian.

Sebanyak 2.393 kepala keluarga (KK) terdampak kerusakan rumah dan 445 warga harus mengungsi. Sementara sejumlah akses jalan utama masih tertutup material longsor.


“Polri akan terus hadir dan bekerja tanpa henti untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak. Keselamatan dan kemanusiaan adalah prioritas Utama," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangan resmi pada Rabu 26 November 2025.

Secara spesifik, di Tapanuli Tengah, tanah longsor pada pukul 07.00 WIB mengakibatkan empat warga meninggal dan merusak satu rumah. Banjir yang terjadi sepanjang 17-22 November berdampak pada 1.902 KK serta memaksa 45 warga mengungsi.

Bergeser ke Mandailing Natal, longsor menutup Jembatan Aek Inumon II, sementara banjir di Muara Batang Gadis membuat 400 warga mengungsi dan merendam 470 rumah.

Lalu, di Tapanuli Selatan, insiden pohon tumbang menewaskan satu orang warga dan melukai satu orang lainnya. Sedankan di Tapanuli Utara mengalami tiga titik longsor yang mengakibatkan satu warga luka-luka, merusak dua rumah, serta menutup badan jalan. 

Di Kota Sibolga menjadi wilayah dengan dampak paling besar, dengan enam kejadian longsor yang mengakibatkan lima warga meninggal, tiga luka-luka, serta empat warga masih dalam pencarian, dan merusak 17 rumah. Terakhir di Nias, longsor juga menutup akses jalan utama di Desa Hiligodu, Gunungsitoli.

Sejak laporan pertama masuk, Polri langsung bergerak cepat mengevakuasi warga, serta mengamankan dan mengatur lalu lintas di sejumlah titik terdampak. 

Polda Sumut melalui Kepala Biro Operasi, Kombes Victor Togi Tambunan mengerahkan kekuatan penuh Satbrimob sebanyak empat empat kompi dalam rangka perbantuan SAR dan penanganan dampak bencana.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya