Berita

Gedung Antam di Jakarta (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Freeport Pangkas Produksi Emas, Untungkan ANTM di Tengah Proyeksi Harga 4.000 Dolar AS

RABU, 26 NOVEMBER 2025 | 12:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Freeport Indonesia (PTFI) membuat kejutan dengan memangkas tajam target produksi logam untuk tahun 2026. Keputusan ini disampaikan dalam revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 yang diajukan ke Kementerian ESDM pada pertengahan November 2025.

Dalam revisi tersebut, PTFI memangkas target produksi tembaga dari 700.000 ton menjadi 478.000 ton. Produksi emas juga ikut direvisi turun drastis, dari 45 ton menjadi hanya 26 ton. Koreksi besar ini dinilai menjadi sinyal penting yang perlu dicermati pasar.

Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, menjelaskan perubahan itu saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR pada Senin, 24 November 2025.


“Sesuai revisi RKAB, produksi tembaga tahun depan hanya 478 ribu ton dan emas 26 ton,” ujarnya, dikutip redaksi di Jakarta, Rabu 26 November 2025. 

Tony memastikan meski volume produksi turun tajam, Freeport tetap memproyeksikan pendapatannya tidak jauh berbeda dari rencana awal berkat lonjakan harga komoditas. Harga tembaga diperkirakan mencapai 4,75 Dolar AS per pound, naik dari proyeksi sebelumnya di 3,75 Dolar AS. Sementara harga emas diprediksi melesat hingga 4.000 Dolar AS per troy ounce, jauh di atas proyeksi lama sebesar 1.900 Dolar AS.

Dengan asumsi harga baru ini, PTFI menargetkan pendapatan penjualan mencapai 8,3 miliar Dolar AS pada 2026. Kontribusi ke negara melalui pajak, dividen, dan PNBP termasuk royalti diproyeksikan mencapai 2,9 miliar Dolar AS.

Di sinilah letak peluang besarnya. Tony Wenas memastikan bahwa seluruh produksi emas PTFI yang berjumlah 26 ton akan dijual di pasar domestik, dan tidak ada rencana ekspor sama sekali.

Keputusan ini menjadikan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sebagai penerima manfaat utama dan offtaker tunggal dari seluruh output emas PTFI

Antam sendiri memiliki basis produksi yang kuat. Pada semester I 2025, perusahaan mencatat produksi emas 29.305 kg, dengan penjualan mencapai 34.164 kg hingga kuartal III 2025. Artinya, penurunan produksi Freeport tidak mengganggu kapasitas operasional Antam. Sebaliknya, akses eksklusif ke pasokan emas Freeport justru memperkokoh posisi Antam sebagai pemain utama emas domestik.

Jika proyeksi harga emas mencapai 4.000 Dolar AS per troy ounce benar terwujud, margin keuntungan Antam berpeluang meningkat lebih besar.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya