Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Komjak Soroti Rotasi Cepat Jaksa: Publik Layak Mendapat Penjelasan

RABU, 26 NOVEMBER 2025 | 11:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Komisi Kejaksaan RI (Komjak) menyoroti rotasi cepat sejumlah pejabat Kejaksaan Agung (Kejagung) yang memicu perhatian publik.

Rotasi ini tertuang dalam Surat Keputusan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin Nomor 1043 Tahun 2025, yang diteken pada 18 November 2025.

"Kami melihatnya tidak biasa, sehingga menimbulkan pertanyaan," ujar Komisioner Komjak, Nurokhman, saat dikonfirmasi RMOL, Rabu, 26 November 2025.


Nurokhman menambahkan, Komjak belum menerima penjelasan resmi terkait mutasi dari Kejagung. Untuk itu, pihaknya berencana menemui Kejagung dalam waktu dekat.

"Ini tentunya bagian dari catatan kami, dan kami dalam waktu mudah-mudahan mendapat penjelasan," jelas Nurokhman.

Dalam keputusan terbaru, Jaksa Agung memindahkan 12 jaksa, beberapa di antaranya baru menjabat beberapa bulan. 

Saiful Bahri Siregar, yang baru 16 hari menjabat Wakajati Sultra, kini dipindah menjadi Wakajati Jatim. Hari Wibowo, yang baru empat bulan menjabat Wakajati Jatim, digeser menjadi Direktur A di Jampidum. 

Lalu I Putu Gede Astawa, yang baru menerima jabatan Wakajati Bali pada 17 Juli, belum sampai akhir tahun sudah digeser menjadi Direktur III bidang Intelijen.

Nasib serupa dialami Sunarwan. Baru empat bulan menduduki posisi Wakajati Papua, ia kini dipindah menjadi Wakajati Bali. Jefferdian, yang baru menjabat Direktur Pertimbangan Hukum sejak Oktober, pada November digeser menjadi Kajati Papua. 

Irene Putrie, yang baru empat bulan menjabat Wakajati Kepri, juga dipindah menjadi Direktur Pertimbangan Hukum. Sementara Diah Yuliastuti, yang baru empat bulan menjadi koordinator di bidang Datun, kini mengisi posisi Wakajati Kepri.

Rotasi paling kilat terjadi pada Ardiansyah. Baru dilantik 13 Oktober sebagai Inspektur Muda Keuangan, ia langsung dipindahkan menjadi koordinator di bidang Intelijen.

Rotasi yang berlangsung sangat cepat ini menimbulkan perdebatan tentang efektivitas, konsistensi, dan arah pembinaan karier di tubuh kejaksaan, yang diprediksi akan terus menjadi sorotan publik.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT Diberangkatkan dari Lanud Halim

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:57

Merdeka dan Menderita

Senin, 17 Agustus 2026 | 05:23

Legislator PDIP Dorong Penguatan SKK Migas Lewat Revisi UU 22/2001

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:59

TelkomGroup Tancap Gas Perbaiki Layanan Pascagempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:32

Malam Renungan Suci

Senin, 17 Agustus 2026 | 04:17

DOB Bekasi Utara Sangat Penting, Ini Alasannya

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:45

Jebolan Akmil 2003 Ini Siap Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Senin, 17 Agustus 2026 | 03:23

Koperasi dan Cacat Epistemologis Pemahaman

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:47

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler di Jakut

Senin, 17 Agustus 2026 | 02:20

Buku ‘Transformasi Tata Kelola Perikanan Indonesia’ Jawab Masalah Ekonomi Biru hingga PIT

Senin, 17 Agustus 2026 | 01:55

Selengkapnya