Berita

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: RMOL/Jamaludin)

Politik

33 Peserta Lolos Seleksi Makalah untuk Enam Jabatan di KPK, Cek Siapa Saja

SELASA, 25 NOVEMBER 2025 | 17:52 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sebanyak 33 orang dinyatakan lolos tes penulisan policy brief atau makalah dalam proses seleksi untuk mengisi jabatan pimpinan tinggi Pratama di lingkungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Penelusuran RMOL, panitia seleksi (pansel) telah mengumumkan hasil seleksi makalah pada Jumat 21 November 2025. Dari berkas pengumuman nomor B/003/PANSELKPK/11/2025, sebanyak 33 orang dinyatakan lolos seleksi makalah. Sebelumnya, sebanyak 91 orang telah dinyatakan lolos administrasi.

Ketua Pansel, Ranu Mihardja mengatakan, seleksi makalah telah dilaksanakan pada 14 November 2025 terhadap 91 orang calon pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan KPK.


"Maka nama peserta yang dinyatakan lulus tahapan dimaksud dan berhak mengikuti tahapan selanjutnya," bunyi pengumuman seperti dikutip RMOL, Selasa 25 November 2025.

Sebanyak enam orang dinyatakan lolos untuk melanjutkan seleksi lanjut sebagai Kepala Biro Hukum KPK, yakni Eko Setiawan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Farhan Abdi Utama dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), Iskandar Marwanto dari KPK, Richard Marpaung dari KPK, Syahmardan dari Kementerian Hukum (Kemenkum), dan Wahyu Tri Hartomo Kemenkum.

Selanjutnya untuk posisi Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK sebanyak enam orang, yakni Budi Affandi dari Kementerian Agama (Kemenag), Danang Sri Wibowo Riyanto dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jerry Kurniawan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Johnson Ridwan Ginting dari KPK, Kunto Ariawan dari KPK, dan Rahmaluddin Saragih dari KPK.

Kemudian untuk posisi Direktur Penyelidikan KPK sebanyak empat orang, yaitu Achmad Taufik dari KPK, Farhan dari Kejaksaan, Nasidin dari KPK, dan Tessa Mahardhika Sugiarto dari KPK.

Lalu untuk posisi Direktur Penuntutan KPK sebanyak lima orang, yakni Adhryansah dari Kejaksaan, Agustinus Heri Mulyanto dari Kejaksaan, Budhi Sarumpaet dari KPK, Dandeni Herdiana dari Kejaksaan, dan Wagiyo dari Kejaksaan.

Selanjutnya untuk posisi Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah V KPK sebanyak enam orang, yakni Asep Rahmat dari KPK, David Hartono Hutauruk dari KPK, Eddy Taufiq dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto, Jackson Simamora dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Maruli Tua dari KPK, dan Niken Wulandari dari Pemkab Bintan.

Terakhir untuk posisi Direktur Deteksi dan Analisis Korupsi KPK sebanyak enam orang, yakni Dadi Mulyady dari KPK, Dzikran Kurniawan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Kuswanto dari KPK, Rino Haruno dari KPK, Taryanto dari KPK, dan Teguh Widodo dari KPK.

"Tahapan seleksi selanjutnya adalah asesmen kompetensi manajerial dan sosial kultural serta tes kesehatan fisik dan kesehatan jiwa yang akan dilaksanakan secara luring (offline)" kata Ranu.

Untuk asesmen kompetensi manajerial dan sosial kultural akan dilaksanakan pada Rabu 26 November 2025 sampai dengan Jumat 28 November 2025. Sedangkan tes kesehatan fisik dan kesehatan jiwa akan dilaksanakan pada Sabtu 29 November 2025.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya