Berita

Ketua DPR Puan Maharani. (Foto: RMOL/Sarah Alifia)

Politik

DPR Minta Penanganan Lebih Sigap Sikapi Kasus Penculikan Anak

SELASA, 25 NOVEMBER 2025 | 14:53 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

DPR menyatakan keprihatinan atas maraknya penculikan anak yang kembali terjadi di berbagai daerah. 

Belakangan ini, kasus dengan beragam motif bermunculan, termasuk penculikan Alvaro Kiano Nugroho di Jakarta, dan Bilqis di Sulawesi Selatan.

Penculikan Alvaro, bocah 6 tahun yang hilang sejak Maret 2025, terungkap dilakukan ayah tirinya sendiri. 


Kasus lain menimpa Bilqis, 4 tahun, yang diculik dengan dugaan hendak dijual.

Alvaro dan Bilqis merupakan segelintir dari total tingginya angka penculikan di Indonesia.

Data Pusiknas Bareskrim Polri periode Januari hingga 12 November 2025 mencatat 50 korban di bawah usia 20 tahun, atau 22,62 persen dari total 221 korban penculikan.

Ketua DPR Puan Maharani meminta penanganan yang lebih sigap terhadap kasus-kasus penculikan anak.

“Gesit lagi nanti dalam menangani berbagai kasus-kasus kejahatan terutama terkait dengan soal penculikan terhadap anak-anak,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 25 November 2025.

Puan juga meminta Komisi III dan KPAI meningkatkan koordinasi dengan Kepolisian dalam menyikapi kasus tersebut.

“Jadi kita nanti akan minta juga Komisi III dan juga KPAI untuk bisa berkolaborasi dengan Kepolisian untuk bisa menangani terkait dengan berbagai kasus penculikan terhadap anak,” pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya