Berita

Anggota Komisi XII DPR Ratna Juwita Sari. (Foto: Istimewa)

Politik

Penjagaan Kilang Minyak oleh TNI Harus Akuntabel dan Terukur

SELASA, 25 NOVEMBER 2025 | 12:40 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Anggota Komisi XII DPR Ratna Juwita Sari menyatakan dukungan terhadap rencana Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsuddin untuk menugaskan TNI dan Badan Intelijen Strategis (BAIS) dalam menjaga seluruh kilang minyak di Indonesia. 

Menurutnya, langkah strategis ini diperlukan untuk memperkuat keamanan aset vital negara, mengembalikan kepercayaan publik terhadap PT Pertamina (Persero), serta mencegah potensi monopoli ataupun penyalahgunaan yang dapat merugikan negara.

"Ya saya kira langkah ini sangat penting dan bisa menjadi solusi konkret untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap PT Pertamina serta mencegah segala potensi yang bisa merugikan negara," kata Ratna di Jakarta, Selasa, 25 November 2025.


Legislator PKB itu menegaskan bahwa rencana tersebut harus dibarengi dengan jaminan penuh atas integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas seluruh personel TNI maupun BAIS yang terlibat. Ia mengingatkan bahwa pengamanan aset energi berskala nasional tidak boleh menimbulkan persoalan baru, seperti penyalahgunaan kewenangan atau keraguan publik terhadap transparansi. 

"Tapi tentu pak Menhan harus memberikan jaminan penuh terkait integritas dan profesionalisme seluruh personel TNI maupun BAIS yang akan dilibatkan agar pengamanan tidak justru menimbulkan persoalan baru," tegasnya.

Karena itu, Ratna mendorong adanya mekanisme koordinasi yang jelas antara Kementerian Pertahanan, instansi intelijen, dan Pertamina, serta memastikan adanya pengawasan yang kuat oleh DPR.

Lebih lanjut, Ratna meminta agar pemerintah segera memaparkan skema teknis penugasan, mulai dari prosedur pengamanan, pembagian peran antara aparat pertahanan dan operator sipil, hingga standar operasional yang menjamin keselamatan dan keberlanjutan pasokan energi.

Ia menekankan bahwa kebijakan ini harus mampu menjaga stabilitas suplai BBM, memberikan rasa aman bagi masyarakat dan investor, serta memperkuat ketahanan energi nasional secara berkelanjutan.

"Saya berharap rencana ini bisa segera dijabarkan secara detail termasuk mekanisme penugasan, prosedur pengamanan, pembagian tanggung jawab antara militer/intelijen dan operator sipil -- sehingga kebijakan ini benar-benar dapat menjaga stabilitas pasokan energi nasional, memberi rasa aman bagi masyarakat serta investor," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) akan menjaga kilang-kilang milik PT Pertamina (Persero). Penjagaan tersebut akan dimulai bulan depan.

Hal itu disampaikan Sjafrie selepas mengikuti rapat kerja yang digelar secara tertutup dengan Komisi I DPR di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 24 November 2025. Mulanya Sjafrie membahas soal penambahan kekuatan Batalyon Teritorial Pembangunan di sejumlah wilayah tanah air.

"Menjaga industri strategis yang mempunyai kaitan dengan kedaulatan negara. Sebagai contoh, kilang dan terminal Pertamina, ini juga bagian yang tidak terpisahkan daripada gelar kekuatan kita," ujarnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya