Berita

Mendagri Tito Karnavian (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Mendagri Ungkap Alasan Ekonomi Papua Tengah Kontraksi Minus 8 Persen

SELASA, 25 NOVEMBER 2025 | 11:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian membeberkan penyebab anjloknya pertumbuhan ekonomi Papua Tengah yang tercatat mengalami kontraksi minus 8 persen. 

Tito mengatakan dirinya rutin melaporkan kondisi ekonomi daerah kepada Presiden Prabowo Subianto, termasuk perkembangan inflasi dan pertumbuhan ekonomi bulanan.

Dalam laporan tersebut, ia menyoroti ketimpangan antardaerah, di mana beberapa wilayah mencatat pertumbuhan tertinggi seperti Maluku Utara, sementara Papua Tengah justru mengalami kontraksi minus


“Di mana yang tertinggi misalnya Maluku Utara, ada yang minus yaitu Papua Tengah,” ungkapnya dalam sebuah pernyataan di Istana Merdeka Jakarta seperti dikutip Selasa, 25 November 2025.

Tito menjelaskan bahwa kontraksi tersebut dipicu sejumlah kendala di sektor pertambangan. Pertama ialah karena adanya gangguan pada produksi PT Freeport. 

Mulai dari ekspor dari Freeport yang tertahan, smelter yang pernah terbakar, kemudian ada longsor yang membuat produksinya mereka semakin terganggu. 

"Itu mengakibatkan pertumbuhan ekonomi Papua Tengah, Timika mengalami kontraksi minus 8 persen,” ungkapnya.

Meski begitu, Tito menegaskan bahwa secara nasional masih ada daerah lain yang mencatat pertumbuhan ekonomi tinggi sehingga tetap tercipta keseimbangan.

“Tapi ada daerah lain yang tinggi, jadi saya sampaikan ada pembalancenya,” tutupnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya