Berita

Politikus PDIP, Mohammad Guntur Romli (Dokumen pribadi Guntur Romli)

Politik

Demi Jokowi, Ahmad Ali Lakukan Lompatan Oportunis ke PSI

SELASA, 25 NOVEMBER 2025 | 09:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Langkah politik Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, yang kini vokal membela mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi), menuai sorotan tajam. Khususnya, setelah ia melontarkan sindiran tentang "nenek-nenek" yang masih menjabat ketua umum partai politik.

Politikus PDIP, Mohammad Guntur Romli, menilai pernyataan provokatif dari bekas politikus NasDem tersebut sebagai sangat ironis.

Bagaimana tidak, Ahmad Ali yang sebelumnya menjadi bagian Partai Nasdem kini justru membela mati-matian Jokowi. Padahal, label “nenek-nenek” justru diarahkan kepada sosok yang sehat, tegas, dan pernah mendukung Jokowi sejak dari Solo hingga Istana.


Di sisi lain, lompatan Ahmad Ali dari Partai NasDem ke PSI, justru semakin memperlihatkan pola oportunisme. Setelah kalah di Pemilu 2024 dan kehilangan pengaruh di NasDem, Ahmad Ali justru langsung diberi posisi strategis sebagai Ketua Harian PSI.

“Sebuah panggung baru untuk memoles diri sekaligus menyerang siapa pun yang mengkritik Jokowi demi menunjukkan kesetiaannya,” kata Guntur kepada RMOL, Senin, 25 November 2025. 

Atas dasar itu, Guntur menjadi Ahmad Ali yang kini menjadi anak buah Jokowi semakin menunjukkan betapa pindahnya dari Nasdem ke PSI adalah lompatan oportunis.

“Publik pun tertawa kecil, karena ini bukan lompatan ideologis. Ini lompatan oportunis,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ahmad Ali membela Jokowi yang kerap diminta publik untuk menyudahi kegiatan politik. Ia mengaku heran dengan standar ganda yang diterapkan. Ia mengaku heran ketika ayah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu diminta publik untuk menyudahi kegiatan politik. Sementara, kata Ahmad Ali, ada “nenek-nenek” yang sudah puluhan tahun masih menjabat ketua umum parpol. 

"Sialnya Pak Jokowi ini gini, dia dihina, dimaki-maki. Tapi ketika dia melawan, dia disuruh, 'Pak Jokowi harus jadi negarawan'. Terus ketika dia bicara politik, 'ya sudah waktunya beristirahat'. Loh, ada nenek-nenek yang sudah puluhan tahun jadi ketua partai," kata Ahmad Ali usai memberi arahan dalam Rakorwil PSI Se-Kepulauan Riau (Kepri) di Batam, Kepri, Sabtu malam 22 November 2025.

Kritik dari Guntur Romli pun menyasar bahwa label "nenek-nenek" tersebut diarahkan kepada sosok yang justru pernah mendukung Jokowi sejak awal karir politiknya. Guntur menilai, langkah Ahmad Ali yang kini menjadi "anak buah Jokowi" di PSI semakin menguatkan dugaan bahwa kepindahannya hanyalah upaya untuk mencari keuntungan politik.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya