Berita

Politikus PDIP Muhammad Guntur Romli. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

Mohammad Guntur Romli:

Jokowi Menjilat Ludahnya Sendiri Bukan Bentuk Penghinaan

SENIN, 24 NOVEMBER 2025 | 15:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali yang sebelumnya menyindir adanya nenek-nenek masih menjabat ketua umum partai politik, direspons santai politikus PDIP, Mohammad Guntur Romli.

Menurut Guntur, pernyataan Ahmad Ali yang terkesan membela mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu justru menunjukkan standar ganda. 

Ia mengingatkan bahwa publik tidak lupa siapa yang berjanji akan pensiun, kembali ke Solo, momong cucu, dan tidak ikut campur politik.


“Tidak ada yang memaksa dan meminta. Jadi ketika publik menyebut Jokowi “menjilat ludahnya sendiri”, itu bukan hinaan, itu pengingat sederhana atas janji yang ia ingkari sendiri,” kata Guntur kepada RMOL sesaat lalu, Senin 24 November 2025.

Guntur menilai sindiran Ahmad Ali kepada seorang perempuan yang masih memimpin partai sebagai bentuk pelecehan politik. Menurutnya, label nenek-nenek justru diarahkan kepada sosok yang sehat, tegas, dan pernah mendukung Jokowi sejak dari Solo hingga Istana.

“Mungkin karena perempuan itu berani menolak tiga periode, sesuatu yang tidak pernah sanggup diucapkan oleh sebagian lelaki yang hidup dari drama politik. Padahal karena dukungan perempuan itu kepada Jokowi, dari Solo sampai Istana, sama saja Ahmad Ali membandingkan Jokowi dengan Si Malin Kundang,” pungkas Guntur.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya