Berita

Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin. (Foto: DPRD DKI)

Politik

Legislator Jangan Over di Medsos

SENIN, 24 NOVEMBER 2025 | 12:50 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin meminta seluruh anggota legislatif lebih bijaksana menggunakan media sosial. Terutama dalam membagikan informasi yang menyangkut kepentingan masyarakat.

Menurut Khoirudin, tindakan dan ucapan dari anggota legislatif berpotensi memiliki rekam jejak digital. Sehingga diperlukan interaksi yang sehat dalam membangun komunikasi di jejaring media sosial.

“Dalam berkomunikasi kita harus semakin hati-hati. Sebab media sosial sudah menjadi bagian penting dalam tugas sosial kita sebagai wakil masyarakat,” ujar Khoirudin usai Bimbingan Teknis (Bimtek) di Luminor Hotel Pecenongan, Gambir, Jakarta Pusat, dikutip Senin, 24 November 2025.


Untuk itu, Khoirudin mengajak seluruh legislator DPRD Provinsi DKI Jakarta menjaga citra institusi secara menyeluruh. Khususnya dalam menjaga kredibilitas agar tak memicu kontroversi.

“Jadi, saya berharap teman-teman serius semua dan tidak ada lagi salah, tidak ada lagi yang over dalam menggunakan media digital,” kata Khoirudin.

Selain itu, Khoirudin mengimbau seluruh anggota DPRD DKI Jakarta maupun eksekutif agar mengikuti 11 arahan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Salah satunya tidak menunjukkan gaya hidup mewah atau pamer kekayaan (flexing) di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang sedang sulit.

“Saya menghimbau teman-teman arahan Menteri Dalam Negeri dipatuhi ada 11 arahan di antaranya tidak flexing baik kepada pejabat publik maupun keluarga. Hidup sederhana lebih disukai,” pungkas dia.

Adapun arahan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk DPRD yaitu rutin menggelar rapat koordinasi, aktif berdialog dengan tokoh dan unsur masyarakat yang berpengaruh, mengadakan doa bersama lintas masyarakat, dan enggencarkan program pro-rakyat.

Selanjutnya menunda kegiatan seremonial yang terkesan pemborosan, menunda perjalanan ke luar negeri, tetap berada di daerah saat situasi rawan untuk mengendalikan keadaan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA)

Lalu mempercepat rekonstruksi dan perbaikan fasilitas rusak, menggunakan bahasa santun, mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) dan menjaga pribadi dan keluarga agar tidak melakukan aktivitas yang menunjukkan kemewahan atau gaya hidup berlebihan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya