Berita

Wakil Kanselir Jerman, Lars Klingbeil dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka (Foto: Setwapres)

Dunia

Gibran dan Wakil Kanselir Jerman Bahas Penguatan Kerja Sama di Sela KTT G20

SENIN, 24 NOVEMBER 2025 | 11:58 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka menggelar pertemuan dengan Wakil Kanselir Jerman, Lars Klingbeil di sela rangkaian KTT G20 hari kedua di Johannesburg Expo Centre, Afrika Selatan, Minggu, 23 November 2025. 

Pertemuan tersebut menandai langkah konkret untuk memperkuat hubungan Indonesia-Jerman, terutama di sektor industri, politik, dan ekonomi. 

Upaya ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong diplomasi proaktif dan perluasan kemitraan strategis dengan berbagai negara mitra utama.


Selain menjadi forum pertukaran pandangan, pertemuan bilateral itu juga membahas sejumlah isu prioritas, termasuk penguatan kerja sama downstream industry, industri pertahanan, pendalaman kemitraan politik, serta optimalisasi I-EU CEPA sebagai instrumen peningkatan perdagangan dan investasi.

Wapres Gibran menegaskan komitmen Indonesia untuk mendorong hilirisasi sebagai strategi nasional dalam meningkatkan nilai tambah dan daya saing industri. 

“Indonesia siap memperluas kemitraan strategis dengan Jerman, khususnya dalam pengembangan industri bernilai tambah dan peningkatan kapasitas produksi nasional,” ujarnya.

Wakil Kanselir Lars Klingbeil pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi atas peran Indonesia di kawasan dan di forum G20. Ia menegaskan komitmen Jerman untuk memperdalam kerja sama dengan Indonesia sebagai mitra utama di Indo-Pasifik, termasuk dalam memperkuat stabilitas kawasan dan memperluas hubungan ekonomi.

Kedua pihak juga sepakat bahwa I-EU CEPA menjadi instrumen penting untuk membuka peluang kerja sama yang lebih luas, terutama di sektor energi terbarukan, teknologi industri, dan pertahanan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya