Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL)
Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL)
MENJADI negara maritim adalah geostrategic default bagi negara kepulauan, apalagi kepulauan seluas Eropa ini. Jika peta Indonesia ditindihkan ke peta Eropa, maka Pulau Weh akan menempati Aberdeen di Inggris, dan Merauke menempati Istanbul. Berbeda dengan benua Eropa, 70 persen wilayah Indonesia itu berupa laut. Cara berpikir benua tidak semuanya cocok untuk wilayah kepulauan dengan keragaman sumberdaya hayati dan budaya ini.
Membangun jembatan antar-pulau seperti Suramadu justru membuat ruang Jawa Timur lebih cekung dari sebelumnya di mana konektivitas main-land Jatim-Madura disediakan oleh armada ferry. Saat ini Madura lebih terasing dari sebelum jembatan Suramadu di bangun. Dampaknya terhadap ekonomi regional Jatim tidak signifikan. Investasi gagal mengalir ke Bangkalan, tapi malah ke Gresik, Lamongan, Mojokerto, dan Pasuruan. Jembatan adalah solusi jarak di ruang cekung. Armada Ferry tidak menambah kecekungan ruang Jawa Timur.
Kemaritiman sebagai bagian dari kelautan adalah berbagai hal yang berkaitan dengan laut sebagai ruang, bukan sebagai sumberdaya. Karena laut bukan lingkungan alami manusia, manusia membutuhkan teknologi untuk hidup di laut secara aman, sehat dan produktif.
Populer
Senin, 21 September 2026 | 03:25
Minggu, 20 September 2026 | 14:18
Selasa, 15 September 2026 | 13:16
Minggu, 20 September 2026 | 18:58
Sabtu, 12 September 2026 | 06:08
Minggu, 13 September 2026 | 17:39
Minggu, 20 September 2026 | 05:26
UPDATE
Selasa, 22 September 2026 | 12:26
Selasa, 22 September 2026 | 12:14
Selasa, 22 September 2026 | 12:03
Selasa, 22 September 2026 | 11:55
Selasa, 22 September 2026 | 11:51
Selasa, 22 September 2026 | 11:49
Selasa, 22 September 2026 | 11:47
Selasa, 22 September 2026 | 11:37
Selasa, 22 September 2026 | 11:32
Selasa, 22 September 2026 | 11:05