Berita

Katib Aam PBNU Ahmad Said Asrori (kedua dari kiri) di Gedung PBNU, Jakarta, Minggu, 23 November 2025. (Foto: RMOL/Abdul Rouf Ade Segun)

Politik

PBNU Tegaskan Tidak Ada Pengunduran Diri Gus Yahya

SENIN, 24 NOVEMBER 2025 | 00:09 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ahmad Said Asrori menegaskan ada tiga kesepakatan penting hasil musyawarah para kiai dan alim ulama dalam acara silaturahmi yang digelar di kantornya, Jakarta Pusat, Minggu malam, 23 November 2025.

“Yang pertama, semua kiai mengusulkan agar ada silaturahim yang lebih besar di antara para alim, para kiai. Karena persoalan ini sudah menjadi konsumsi publik, semua sepakat perlu diselesaikan dengan cara yang baik,” ujar Ahmad Said.

Kesepakatan kedua, lanjut dia, seluruh kiai sepakat masa kepengurusan PBNU di bawah kepemimpinan Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya harus tetap berjalan sampai akhir periode, sekitar satu tahun lagi.


“Tidak ada pemakzulan, tidak ada pengunduran diri. Semua sepakat begitu, gamblang 100 persen,” tegasnya.

Adapun poin ketiga, para kiai mendorong seluruh jajaran PBNU untuk kembali melakukan perenungan.

“Kita ingin semuanya melakukan tafakur demi kebaikan bersama, kebaikan masyarakat, warga NU, dan Indonesia selalu memohon pertolongan demi kebaikan semuanya di antara kita semua. Itu yang paling pokok,” tandasnya.


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya