Berita

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat di Hambalang, Minggu, 23 November 2025 (Foto: Instagram @sekretariat.kabinet)

Politik

Prabowo Pimpin Ratas Soal Penertiban Hutan dan Tambang di Hambalang

MINGGU, 23 NOVEMBER 2025 | 21:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas dengan sejumlah anggota Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, pada Minggu, 23 November 2025. 

Pertemuan yang berlangsung sejak siang hingga malam itu membahas langkah tegas pemerintah dalam menertibkan kawasan hutan dan pertambangan, termasuk berbagai aktivitas ilegal yang selama ini sulit disentuh aparat.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, melalui unggahan di akun Instagram @sekretariat.kabinet, menyampaikan bahwa rapat tersebut memusatkan perhatian pada hasil kerja dan rencana tindak lanjut Satgas Penertiban Kawasan Hutan. 


Selain itu, pemerintah juga mengevaluasi penertiban kawasan pertambangan serta konsekuensi hukum bagi para pelaku pelanggaran.

“Konsekuensi hukum atas pelanggaran serta aktivitas ilegal di sektor kehutanan dan pertambangan,” tulis Teddy dalam keterangannya.

Presiden Prabowo, dalam rapat tersebut, kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk melindungi kekayaan alam Indonesia dan memastikan pemanfaatannya bagi kesejahteraan masyarakat. 

Ia menekankan pentingnya peran negara dalam menjaga sumber daya strategis sebagaimana diatur dalam Pasal 33 UUD 1945.

“Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat,” ungkap Teddy mengutip isi pasal tersebut.

Selain membahas aspek hukum dan penegakan aturan, pertemuan ini juga menyoroti langkah penanganan sejumlah kawasan ilegal yang selama ini sulit dijangkau aparat. 

Rapat di Hambalang itu turut dihadiri oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Hukum Supratman, Menteri HAM Natalius Pigai, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Turut hadir pula Jaksa Agung Burhanuddin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, dan  Ivan Yustiavandana.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya